19 Apr 2019 08:57

Belum 24 Jam, Pemkab Desak PLN Sedia Listrik di Biaro

MyPassion
Warga di Pulau Biaro serta mayoritas penduduk di Kabupaten Sitaro mengandalkan hasil laut sebagai sumber pendapatan utama. (Dok inet)

SITARO - Impian masyarakat Pulau Biaro, Kabupaten Kepulauan Sitaro, untuk menikmati listrik selama 24 jam, sepertinya belum bisa terwujud dalam waktu dekat. Pasalnya, hingga saat ini pihak penyedia atau Perusahaan Listrik Negara (PLN), masih terus mengkaji cara pendistribusian listrik di Pulau Biaro.

Manager UP3 Tahuna Hiro Pardede mengatakan, memang untuk peningkatan daya, ada beberapa hal yang harus dipenuhi terutama terkait penyiapan logistik dan pasokan listrik. "Sebab saat ini kuota BBM kita secara keseluruhan telah dibatasi. Ini yang masih menghalangi kita untuk memberikan pelayanan maksimal di Pulau Biaro, kita terus mencari solusi untuk menyiapkan alternatif mesin pembangkit, karena untuk mesin diesel sudah tidak memungkinkan," jelasnya.

Diakuinya, permohonan pemerintah daerah, akan penambahan jam layanan di Pulau Biaro telah diajukan pihaknya ke pihak PLN Wilayah Suluttenggo.

“Sudah diajukan ke kantor wilayah, namun tetap kita masih menunggu. Karena usulan seperti ini, harus butuh pertimbangan dan keputusan dari pusat. Untuk itu diharapkan masyarakat agar bersabar. Pastinya, kita terus berupaya untuk menyediakan pelayanan listrik secara menyeluruh dan 24 jam," pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Sitaro Evangelian Sasingen berharap agar apa yang menjadi permintaan pemerintah daerah dapat segera diwujudkan. "Karena permasalahan listrik seperti di Pulau Biaro sudah sangat lama diajukan pihaknya kepada PLN. Apalagi zaman sekarang, ketergantungan masyarakat terhadap listrik sangat tinggi," sebut Sasingen.

“Artinya, ada keseriusan semua pihak guna pembangunan di Sulut. Pemerintah daerah berusaha semaksimal mungkin menciptakan pemerataan. Tapi, hal tersebut wajib ditopang semua pihak, termasuk PLN,” katanya lagi.

Pun dengan pihak perbankan, yang berharap kiranya dalam waktu dekat. Ketersediaan listrik di Pulau Biaro bisa terpenuhi hingga 24 jam.

“Semoga bisa cepat disediakan pihak PLN, agar layanan publik atau lebih khususnya jasa keuangan bisa tersedia bagi masyarakat di Biaro. Bagaimanapun juga, listrik jadi hal mendasar dalam kepentingan usaha,” ujar Direktur Operasional BSG Welan Palilingan baru-baru ini.

Diketahui, di awal pekan lalu, BSG telah melebarkan eskpansi layanannya di Pulau Biaro. Meski begitu, upaya perluasan lebih BPD ini, terkendala dengan tidak adanya pasokan listrik. Lebih khususnya di malam hari, Pulau Biaro harus mensiasati sendiri penyediaan listriknya. (drp/jul)

Kirim Komentar