19 Apr 2019 08:12
Peran Orangtua dan Toga Penting

Awasi Anak dari Penggunaan Smartphone

MyPassion
Ilustrasi anak-anak sibuk bermain gadget. (National Geographic)

MANADO—Smartphone merupakan kebutuhan yang tak terpisahkan dengan manusia saat ini. Bahkan, bukan hanya orang dewasa, anak-anak juga sudah ketergantungan. Hal ini pun mendapat perhatian tokoh agama (toga) di Sulut.

 

Wakil Ketua BPMS GMIM Bidang Ajaran Pengembalaan dan Pembinaan (APP) Pdt Anthonius Dan Sompe MTeol, MPdK mengatakan, harus diakui kalau saat ini umat berada di post modern yang ditandai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak dapat terpisahkan, bahkan telah menjadi gaya hidup manusia masa kini. "Smartphone bukanlah hal baru bagi anak-anak masa kini, yang hidup di zaman milenial. Takutnya, dengan rasa ingin tahu yang dimiliki anak-anak, mereka justru menggunakan smartphone untuk hal-hal yang tidak baik dan itu sangat berbahaya bagi masa perkembangan mereka," ungkapnya.

Lanjutnya, ada begitu banyak dampak negatif dari anak-anak yang ketergantungan teknologi, karena akan menjadi anak penyendiri dan tidak peka dengan apa yang terjadi di sekitarnya. Bahkan hal itu dapat membahayakan kesehatan anak tersebut, serta dalam segi kerohanian teknologi akan menjadi sumber kebutuhan utama ketergantungan merasakan kenikmatan dan bukan lagi terarah pada Tuhan. "Peran orangtua sangat penting karena 60-80 persen anak-anak itu berada di rumah. Sehingga memang penting sekali peran orangtua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak," ujarnya.

Sompe menambahkan, kebutuhan anak itu memang untuk dikasihi, diperhatikan dan mendapatkan kasih sayang. Jika kebutuhan ini telah tergantikan dengan smartphone, maka anak-anak juga akan jauh dengan orangtua dan yang dibutuhkan kepada orangtua tinggal uangnya saja tapi untuk kebutuhan psikologinya pada akhirnya telah terabaikan. "Akan sangat berbahaya jika kebutuhan anak dalam bentuk emosi, psikis dan rohani tidak lagi dipenuhi oleh orangtua maka banyak hal negatif yang akan terjadi di kemudian hari," sebutnya.

Menurut dia, orangtua harus berkorban secara langsung. Harus dapat berkomunikasi secara langsung untuk memantau setiap perkembangan anak terutama dalam hal teknologi. "Toga juga harus mempunyai rasa keterpanggilan. Melengkapi diri dan mengetahui setiap perkembangan anak. Bahkan selalu berusaha untuk terus menjelaskan mana yang baik dan tidak baik dalam penggunaan teknologi," pungkasnya.(tr-07/ite)

Kirim Komentar