18 Apr 2019 16:38
Pangellu: Terbukti, Bisa Dipidana

Bawaslu Minut Buka Aduan Pemilih Tak Bisa Coblos

MyPassion
Supriyadi Pangellu

MANADOPOSTONLINE.COM---Puncak pelaksanaan Pemilu 17 April, ternyata menyisakan berbagai permasalahan yang membuat kerugian besar bagi para pemilih dan terjadi ditingkatan TPS.

 

Di mana banyak pemilih tidak mendapat fasilitas untuk memilih. Terkait masalah tersebut, Komisioner Divisi Hukum Data dan Informasi Bawaslu Sulut Supriyadi Pangellu SH mengatakan, menghilangkan hak pilih warga negara dengan sengaja itu merupakan kejahatan Pemilu.

"Jika terbukti itu bisa dikenakan sanksi pidana penjara dan denda. Oleh karena itu bagi para pemilih yang haknya tidak difasilitasi, kami Bawaslu membuka aduan bagi yang tidak bisa menggunakan hak pilihnya untuk segera melapor," tutur Pengellu.

Sementara itu Koordinator Divisi Pengawasan Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga Rahman Ismail SH, menambahkan untuk mencegah terjadinya spekulasi berlarut-larut di masyarakat soal tersebut, Bawaslu mengambil tindakan cepat. "Untuk melakukan penyelidikan atas berbagai kejadian yang mengemuka soal ini," singkatnya.(ria)

Kirim Komentar