17 Apr 2019 08:51

Sulut Anti Golput, Serukan Pemilu Damai

MyPassion

MANADOPOSTONLINE.COM—Pesta demokrasi lima tahunan telah tiba. Hari ini masyarakat Sulut ikut memilih calon legislatif, calon DPD dan calon presiden serta calon wakil presiden. Tokoh agama bersama pemerintah daerah dan TNI-Polri di Nyiur Melambai ingin pemilu berjalan sejuk.

 

Instruksi agar pemilu berjalan damai pertama diungkapkan Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Pdt Dr Hein Arina. “Jangan ada yang golput. Datang ke TPS dan menyalurkan hak pilih, itu adalah panggilan iman. Itu adalah tanggung jawab kita. Bukan hanya pendeta, syamas dan penatua tapi seluruh warga gereja harus ambil bagian dalam Pemilu,” ujarnya Pdt Arina.

Ketua Sinode ke-16 gereja terbesar di Sulut itu menambahkan, pemimpin dan wakil rakyat terpilih harus benar-benar memperhatikan kepentingan rakyat. “Yang berbicara konspirasi positif. Artinya berbicara merancangkan suatu hal yang baik, bagaimana menolong orang. Kita bergumul untuk hadirnya pemimpin yang fokus pada tujuan utama, how to serve people and how to help people,” jelas Pdt Arina.

Hal senada juga diungkapkan Uskup Keuskupan Manado Mgr Benedictus Rolly Untu MSc. Iya juga mendoakan agar pemilu berjalan lancar dan aman. “Marilah kita menjaga kerukunan. Marilah kita menggunakan hak pilih kita. Ayo datang ke TPS sukseskan pesta demokrasi yang damai adil dan jujur,” pesan Uskup Untu.

Imbauan juga datang dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulut KH Abdul Wahab Abdul Gafur. “Seluruh warga negara, lebih khusus bagi kita yang berada di Sulut agar dapat menyalurkan hak suara kita,” ungkapnya. Iya melanjutkan, menyalurkan hak suara sebagai bagian dari bangsa ini, menjadi sebuah kewajiban bagi Majelis Ulama terlebih umat Islam. “Masyarakat dihimbau agar tenang, aman dan damai. Jangan sampai ada yang membuat hal yang tidak diinginkan terjadi, seperti mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat," tandas KH Abdul Gafur.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey juga menyerukan pemilu damai. “Kepada seluruh masyarakat Sulawesi Utara yang memiliki hak untuk memilih Rabu 17 April 2019, datanglah ke TPS. Gunakan hak pilih saudara dengan baik, jujur dan adil dan jangan golput,” tandasnya

Kapolda Sigid Tri Hardjanto siap mengamankan. “Sudah tugas Polri agar Pemilu berjalan aman dan damai,” tuturnya. “Semua tahapan harus berjalan lancar, aman, damai, jujur, adil, itulah komitmen kita semuanya khususnya TNI dan Polri. Kita siap dan dengan bantuan seluruh pihak, Sulut bisa menjadi aman pada pelaksanaan pemilu,” tandas Kapolda Sigid.

Ditambahkan Pangdam XIII/Merdeka Tiopan Aritonang, netralitas dan keamanan penting. “Soliditas yang ditunjukkan tetap mengacu pada tugas, pokok dan fungsi masing-masing komando. Kita yakinkan masyarakat dengan menjamin keamanan mereka dalam menyampaikan aspirasi,” pungkasnya. Terakhir, Ketua KPU Sulut Dr Ardiles Mewoh sangat mendukung pernyataan tokoh agama, pemda dan TNI/Polri. “Gunakan hak pilih anda, ikuti Pemilu dengan riang gembira,” tandasnya.(tr-06/gnr)

Kirim Komentar