16 Apr 2019 11:31

Dua Ratah Tanah, Tiga Rumah di Bitung Dilalap Si Jago Merah

MyPassion
Sejumlah petugas dan warga mengamati sisa-sisa api di salah satu rumah korban, kemarin (15/4).(Andre/Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM—Kasus kebakaran kembali hebohkan Bitung. Kali ini tiga rumah dilalap ‘si jago merah’ di Kompleks Candi, Kelurahan Bitung Barat Satu, Kecamatan Maesa, Senin (15/4). Dua rumah di antaranya ratah tanah. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam kasus kebakaran ini.

 

Menurut sejumlah saksi mata, kebakaran terjadi sekira pukul 15.00. Kebakaran diduga akibat dari anak kecil yang bermain api di dalam rumah.

Kebakaran berawal dari rumah keluarga Nuku-Antuke. “Karena rumah susun, si anak naik ke atas dan kami di bawah. Kami tidak tahu kalau dia bermain api di atas. Si anak sempat turun ke bawah untuk mengambil air. Tapi kami tidak tahu kalau ada kebakaran. Beberapa saat kemudian, tetangga kami berteriak bahwa api sudah besar. Kami sudah tidak bisa berbuat apa-apa selain melarikan diri,” jelas Megy Nuku, saksi.

Untung lokasi kebakaran hanya dekat dengan Kantor Damkar Bitung. Sehingga tiga unit damkar langsung bergerak ke TKP dan memadamkan api.

“Kurang lebih 15 menit api sudah bisa dipadamkan. Dari kejadian ini tidak ada korban jiwa,” ucap Jufri Simbuka, Kasubbid Penanggulangan Kebakaran Satpol PP dan Damkar Bitung.

Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Damkar Bitung Adri Supit mengatakan, sebenarnya pemadaman api bisa diatasi lebih cepat jika akses jalan baik.

“Kami diperhambat oleh akses jalan yang sulit. Butuh beberapa menit untuk sampai ke lokasi kejadian. Sedangkan api hanya beberapa detik sudah menyebar,” katanya.

Diketahui, tiga rumah yang menjadi korban yaitu milik keluarga Nuku-Antuke, Jenap Amrain, dan Ahmad hadi.(can)

Kirim Komentar