16 Apr 2019 12:23

500 Peserta BPJS Mandiri di Boltim `Hijrah` ke KIS

MyPassion
Ilustrasi.(Istimewa)

MANADOPOSTONLINE.COM---Sebanyak 500 peserta BPJS Mandiri di Kabupaten Boltim 'hijrah' ke Kartu Indonesia Sehat (KIS). Alasannya sudah tidak mampu lagi membayar tagihan BPJS Mandiri. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Bidang Fakir Miskin, Dinas Sosial Ni'ma Mokoagow.

 

Dia pun menekankan menjadi peserta KIS dari BPJS Mandiri, tidak mudah. Sebab peserta mandiri harus melunasi tunggakannya terlebih dahulu, baru bisa diakomodir menjadi peserta KIS. "Kami harus menerima bukti perlunasan dari tunggakan BPJS, baru bisa didaftarkan menjadi peserta KIS ditanggung Pemkab Boltim," katanya.

Dia menyebutkan, saat ini kuota KIS yang ditanggung pemkab sebanyak 22 ribu dengan anggaran per tahun Rp 6 miliar. "Dari 22 ribu KIS, yang sudah dicetak sebanyak 20 ribu, sisanya disimpan untuk anak-anak yang baru lahir," bebernya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Boltim Rudi Malah mengatakan, pemerintah terus berupaya untuk meringankan derita warga dengan diterbitkannya KIS. Hingga kini KIS ditanggung APBD  sebanyak 22. 288 dan 27.353 ditanggung APBN. "Kami berupaya semua warga kurang mampu di Boltim terakomodir oleh KIS baik APBD maupun APBN," dia memastikan.

Malah pun tak menampik kendala yang dihadapi BPJS dan Dinas Sosial yakni ketidak cocokan Nomor Induk Kewarganegaraan (NIK). "Masih banyak kendala yang dihadapi. Diantaranya ketidakcocokan NIK," tandasnya.(tr-01/ite)

Kirim Komentar