15 Apr 2019 09:01
Slamet Wibowo: Keduanya Orang Dalam

OJK Kantongi Dua Nama Calon Komisaris BSG

MyPassion

MANADOPOSTONLINE.COM—Babak baru menuju penyegaran di tubuh Bank Sulawesi Utara Gorontalo (BSG), siap dimulai. Dikatakan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulutgomalut Slamet Wibowo, pihaknya telah mengantongi dua nama calon “supervisor”.  Memang belum diketahui, berapa nantinya Komisaris BSG yang nantinya bakal dievaluasi.

 

“Sudah ada dua nama yang masuk, keduanya berasal dari internal BSG,” ungkap Wibowo.

Lanjutnya, jika melihat antuasiasme dari seluruh pemilik saham di BSG. Jumlah tersebut, besar kemungkinan bakal bertambah. Pasalnya, kata dia, jika melihat konstelasi dan keinginan sejumlah kepala daerah, banyak yang ingin mengajukan perwakilannya. Untuk duduk di jajaran petinggi Torang Pe Bank ini.

“Kemungkinan masih ada nama-nama berikutnya lagi,” imbuhnya. Meski begitu, dirinya enggan membeberkan siapa persisnya kedua calon komisaris tersebut. Dirinya menjamin, proses seleksi atau Fit and Proper Test (FPT) berjalan sesuai dengan aturan dan ketentuan berlaku.

“Lama proses FPT 20 hari kerja, kedua nama itu sudah kita masukan datanya ke Jakarta. Nantinya, ada tim juga dari OJK Pusat yang datang ke Manado. Untuk melakukan tes wawancara, pastinya tahapan FPT ini dilaksanakan dengan fair dan independen, tidak ada rekayasa apalagi karena kepentingan salah satu pihak,” urainya.

“Nantinya hasil nama yang lulus kita sodorkan ke RUPS, dan yang memutuskan pemegang saham. Bukan kita,” ujarnya lagi.  

Terpisah, Ekonom Joy Tulung menyatakan, penentu keberhasilan dan performa bank yang ciamik. Berasal dari kekompakan dan soliditas kerja sama, inovasi, memaksimalkan potensi pasar lewat kemasan produk kekinian serta mampu bersinergi bersama instansi terkait.

“Adanya sinergitas dan kekompakan pihak eksekutif (direksi) dan legislatif ( komisaris), kira-kira seperti itu kan. Memang arah dan perkembangan suatu bank ditentukan dari sentuhan direksi, tapi peran komisaris yang menjadi pembimbing dan pengarah besar kontribusinya,” papar Akademisi Unsrat ini.

Sebelumnya, sejumlah pemerintah daerah gencar mendorong wakilnya menjadi calon Komisaris  BSG. Pemerintah Provinsi dan Kota Gorontalo jadi yang paling semangat mengirimkan perwakilannya, selain itu Kabupaten Bolaang Mongondow juga tak ingin ketinggalan. (jul)

Kirim Komentar