13 Apr 2019 10:37
Kapolresta: Langsung Proses Hukum

Tangkap Pengacau Pemilu

MyPassion
Benny Bawensel

MANADOPOSTONLINE.COM—Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel sudah menatar petugas keamanan tempat pemungutan suara (TPS), bersama KPU serta Bawaslu.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta memberikan arahan dan bimbingan kepada petugas keamanan TPS tentang pelanggaran yang berdasarkan undang-undang Pemilu. “Para petugas TPS harus mengerti dan pahami aturan dan pelanggaran yang terjadi di TPS,” ujarnya.

Pihak keamanan tidak bisa mendekati TPS di saat sementara perhitungan suara. Serta jangan mengambil gambar saat sementara perhitungan suara.

“Kita sebagai aparat keamanan, hanya memberikan rasa aman dan nyaman selama pelaksanaan pemilihan. Jangan ada yang mengganggu ataupun mengacaukan pelaksanaan pemilihan,” tegasnya.

“Kalau ada yang ingin mengacaukan pelaksanaan pemilihan, saya instruksikan langsung ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tandas Bawensel.

Sebelumnya, Kabid Humas Kombes Pol Ibrahim Tompo kembali mengingatkan tentang netralitas Polri dalam pelaksanaan Pemilu 2019. Netralitas itu merupakan harga mati bagi TNI dan Polri. “Karena sesuai dengan undang-undang, Polisi dan TNI tidak memilih,” ujar Tompo, di ruang kerjanya.

Ia menambahkan, bagi anggota Polri yang tidak netral, maka itu sudah melanggar kode etik Polri. Kabid Humas juga menegaskan bahwa pelaksanaan Pemilu tahun 2019 harus aman. “TNI dan Polri menjamin keamanan pelaksanaan Pemilu Pileg dan Pilpres tahun 2019 hingga ke TPS,” ujarnya.

Iapun mengimbau kepada seluruh masyarakat yang telah memiliki hak pilih agar pada hari Rabu 17 April 2019, menuju ke TPS-TPS untuk melaksanakan Pemilu 2019. “Jangan takut datang ke TPS, karena TNI-Polri siap mengamankan semua rangkaian pemilu,” tutup Tompo.(gnr)

Kirim Komentar