11 Apr 2019 14:49

504 Pala `Diteror`, Wali Kota Manado: Kinerja Buruk Saya Ganti

MyPassion
Vicky Lumentut

MANADOPOSTONLINE.COM—Sebanyak 504 kepala lingkungan (pala) di Kota Monado was-was. Mereka ‘diteror’ untuk bekerja maksimal. Karena jika kinerja buruk, akan diganti.

 

Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut menceritakan dirinya sering turun lapangan di Kota Manado setiap pagi. Didapati banyak keluhan masyarakat agar pala diganti. Akibat kinerjanya tidak baik. “Saya masih memberikan kesempatan dan mengecek apakah benar yang dikatakan warga,” kata wali kota, di hadapan para pala, di Ruang Serbaguna Kantor Wali Kota, kemarin.  

Wali kota dua periode ini juga mendapati masih ada lingkungan kotor dan tidak bersih. “Pada saat itu saya langsung panggil lurahnya untuk segera dibersihkan. Lingkungan yang kotor jangan dibiarkan. Kebersihan harus tetap dijaga,” ujarnya.

Dia meminta, pala meningkatkan kinerjanya dan loyal kepada pimpinannya yaitu lurah. Membuat lingkungan tetap bersih dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. “Jangan pikir pala tidak bisa diganti. Kalau kinerjanya buruk saya ganti. Walaupun ada bekingan-bekingan. Saya tidak peduli. Kalau sudah buruk akan diganti,” tegasnya.

Dia juga mendapati ada keluhan masyarakat terkait dana duka yang sengaja diperlambat oknum pala dalam pengurusan. “Masyarakat tanya ke saya, masih ada dana duka. Soalnya sudah lama diurus dananya belum keluar. Jadi saya tekankan pala harus aktif melaporkan setiap ada duka di lingkungan kepada lurah. Nanti lurah yang meneruskan,” katanya.

Dia meminta, pala-pala harus menjadi ujung tombak pembangunan. Dengan meneruskan semua program pemerintah pada masyarakat. “Saya dapati banyak masyarakat tidak tahu program apa yang sudah dikerjakan pemerintah. Ini menandakan pala dan lurah tidak mensosialisasikan program pada masyarakat. Padahal pemerintah sudah banyak membuat program kepentingan masyarakat tetapi tidak diketahui,” ujarnya.   

Terpisah, Anggota Komisi A DPRD Kota Manado Roy Maramis mendukung langkah Pemerintah Kota mengganti Pala yang kinerjanya buruk. “Pala yang memiliki kinerja buruk sudah seharusnya diganti. Karena Pala digaji pemerintah untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” pungkasnya.(ite/gel)

Kirim Komentar