05 Apr 2019 12:38

Dinilai Kurang Maksimal Bekerja, Pendamping Desa di Boltim Disorot

MyPassion
Slamet Umbola

MANADOPOSTONLINE.COM—Kerja pendamping desa mendapatkan sorotan. Karena dinilai tak maksimal. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Boltim Slamet Umbola menilai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) pendamping desa dalam mendampingi desa dimulai dari proses mengidentifikasi masalah, melakukan perencanaan,  pelaksanaan dan  pelaporan evaluasi serta pelaksanaan kegiatan masih kurang maksimal.

 

Menurut dia, tugas pendamping desa seharusnya mampu menggerakkan dan menambah kualitas desa dalam membangun desa itu sendiri. Bukan  hanya membuat kekacauan di desa.  Dia mencontohkan dalam proses perencanaan saja, masih banyak desa yang APBDesnya masih amburadul dan belum tertata dengan baik. "Padahal pendamping desa harusnya memberikan saran dan arahan kepada pemerintah desa, sebab mereka paham bagaimana menyusun APBDes," katanya.

Dia pun mengimbau apa yang menjadi tupoksi dari pendamping desa harus benar-benar dilakukan. “Tentunya kami berharap apa yang menjadi tugas pokok dan fungsi dari pendamping desa dilakukan dengan baik. Sangadi pun harus memperhatikan agar administrasi bisa berjalan dengan baik," imbaunya.

Sementara itu, Koordinator Pendamping Desa Syahril Pasambunan menanggapi dengan positif kritikan tersebut. Dia meyakini apa yang disampaikan Kadis PMD tersebut adalah support bagi pendamping desa.

“Sampai hari ini (kemarin) kerja dari pendamping desa sangat maksimal dalam melakukan pendampingan di desa,” katanya. Dia pun menekankan sejauh ini pihaknya  selalu memberikan saran dan arahan ke setiap sangadi. “Intinya kerja pendamping desa sampai hari ini dalam melakukan pendampingan sangat maksimal. Bahkan sampai malam kami terus melakukan pendampingan. Dan apa yang disampaikan Kadis PMD itu adalah motivasi bagi pendamping desa,” tandasnya.(tr-01/ite)

Kirim Komentar