04 Apr 2019 12:31
Paling Banyak Serang Warga Tutuya

Tiga Bulan, DBD di Boltim Capai 60 Kasus

MyPassion
Ilustrasi DBD.(dok Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM---Jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Boltim terus bertambah. Hingga Maret sudab 60 kasus DBD yang ditangani. Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit Wabah Dinkes Boltim Sammy Rarung mengatakan, kasus DBD paling penyebarannya di Kecamatan Tutuyan.

 

Dia pun menyebutkan pencegahan untuk DBD sering dilakukan. Diantaranya lewat fogging sebanyak 43 kali dan program satu rumah satu kader Jumantik yang tersebar di 80 desa. "Kami sudah melakukan fogging di 80 desa yang ada. Tapi penyebaran DBD memang terus bertambah," akunya.

Dia pun kembali mengingatkan penyebaran kasus DBD dapat dicegah dengan melakukan bersih lingkungan lewat Pemberantas Sarang Nyamuk (PSN). Ada juga program untuk memberantas nyamuk Aedes aegypti dengan cara 3M plus dan penaburan abate. "Kebersihan tetap utama. Jika kita sulit membersihkan, maka DBD pun sulit dihindari," katanya.

Terpisah, Camat Modayag Kisman Mamonto membenarkan penyebaran DBD tersebut. Menurutnya, di Modayag jumlah penderita DBD pun semakin banyak. Oleh karena itu, dia melakukan program pembersihan setiap Jumat guna mencegah penyebaran DBD. "Memang DBD ini adalah isu nasional. Bukan hanya di Boltim di daerah lain pun banyak terjadi. Makanya saya selalu mengingatkan warga untuk selalu memeriksa tempat air minum dan membersihkannya," katanya.

Namun, dia pun berharap instansi terkait rutin untuk melakukan pemberantasan, agar jumlah korban tidak akan bertambah banyak. "Peran Dinkes sangat diperlukan. Bagaimana caranya untuk terus memberi pemahaman pada masyarakat soal pentingnya kebersihan dan bahaya DBD. Agar masyarakat lebih tahu dan mau sama-sama memberantas DBD," tandasnya. (tr-01/ite)

Kirim Komentar