02 Apr 2019 11:11

Jokowi Bikin Sulut Go Internasional, Investasi KEK Bitung Bisa 35 Triliun

MyPassion
Ilustrasi

MANADOMANADOPOSTONLINE.COM—Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung resmi beroperasi Senin (1/4) kemarin. Peresmian kawasan yang dulunya bernama Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (KAPET) ini, makin spesial karena dilakukan langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi).

 

Jokowi menargetkan dengan diresmikannya KEK Bitung, puluhan ribu tenaga kerja bisa diserap. Serta puluhan triliun bisa mengalir ke Nyiur Melambai. “Kita targetkan mampu menarik investasi sebesar Rp 35,2 triliun dan mampu menyerap hingga 34.710 tenaga kerja. KEK Bitung diproyeksikan memberikan efek terhadap perekonomian nasional dengan peningkatan output sebesar Rp 92,1 triliun pada 2025,” ungkap Jokowi di sela peresmian, di Bandara Sam Ratulangi Manado.

Meski begitu, proses terwujudnya KEK sebenarnya penuh liku dan jalan terjal. KEK sejatinya telah mendapatkan prioritas dari pemerintah. Pasca dikeluarkannya Kepres Nomor 173 Tahun 1998 Tentang Dewan Pengembangan Kawasan Timur Indonesia (DP-KTI).

Pun dengan luas KEK, awalnya jauh lebih besar dari realisasi saat ini. Yang hanya berjumlah 534 ha, jumlah luas KEK sebenarnya jika mengacu pada Kepres tersebut berjumlah 201.207 ha. Membentang dari Kota Bitung, Kota Manado, Kabupaten Minut serta sebagian Kecamatan di Kabupaten Minahasa.

123
Kirim Komentar