29 Mar 2019 10:49
Olly Buka KGM ke-X PGI

Gereja Bangun Karakter Bangsa

MyPassion
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey membuka KGM ke-X PGI di Hotel Sutan Raja Convention Hall, Aermadidi Minahasa Utara, kemarin.

MANADOPOSTONLINE.COM—Konferensi Gereja dan Masyarakat (KGM) ke-X Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) dilaksanakan, di Hotel Sutan Raja Convention Hall, Aermadidi Minahasa Utara, Kamis (28/3) kemarin. Kegiatan dibuka Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang juga selaku Ketua Forum Komunikasi Pria Kaum Bapa (P/KB) PGI.

Gubernur berharap, kegiatan ini mampu menjadi media evaluasi serta pemantapan peran hamba Tuhan, khususnya dalam menghadirkan pelayanan Gereja yang berkualitas menuju Indonesia yang toleran, bermartabat dan berkeadilan.

"Perkembangan dunia telah memperhadapkan Gereja pada suatu kondisi pelayanan yang semakin berat dan kompleks. Sehingga, Gereja semakin dituntut secara berkelanjutan melakukan penataan, serta pembenahan diberbagai aspek, agar tatanan kehidupan umat Tuhan tidak terbuai dengan kondisi yang dapat mengakibatkan merosotnya kualitas iman jemaat, serta makin memudarnya motivasi untuk mengikuti Kristus," ucap OD sapaan akrab gubernur.

Mengantisipasi kondisi demikian, maka tentulah kata OD, upaya konstruktif dan terarah dengan melakukan langkah introspeksi dan evaluasi terhadap setiap program pelayanan yang telah dilakukan hingga saat sekarang. "Termasuk pembenahan sekaligus penataan sistem pelayanan di lingkungan Gereja menjadi satu hal yang panting dan urgen, guna eksisnya pelayanan ke depan,” katanya.

Dia juga meminta, Gereja-gereja di Indonesia haruslah menyatukan visi, misi serta persepsi pelayanan seluruh komponen, guna terciptanya pola pelayanan efektif yang mencerminkan karakter Kristus dengan berbagai buah-buah roh.

“Sehingga dalam eksistensinya Gereja mampu merumuskan dan menghasilkan jalan keluar terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan bergereja dan bernegara, serta selalu solid dengan seluruh komponen bangsa dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila, guna menanggulangi kemiskinan, ketidakadilan, radikalisme dan kerusakan lingkungan," jelasnya.

Menurut gubernur, saat ini dan ke depan, Gereja harus memainkan peranannya dalam membangun karakter bangsa dengan memberikan pencerahan-pencerahan etik, moral dan spiritual kebangsaan, baik dari nilai-nilai agama, maupun nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. “Sebagai upaya mencari titik kesamaan dan pandangan yang sama tentang kehidupan berbangsa yang berkeadilan,” katanya.

Dia berharap, kepada para peserta KGM X-PGI, agar dapat membawa Gereja-gereja di Indonesia pada peran dan sumbangsih yang semakin strategis, proaktif, dan sinergis, sejalan dengan arah kebijakan dan program kerja pemerintah.

"Ke depannya, warga Gereja, warga Bangsa Indonesia harus senantiasa berada dalam satu tekad, komitmen, dan harus senantiasa memiliki rasa solidaritas yang tinggi dalam menggelorakan semangat berkarya, meningkatkan kepekaan dan kepedulian sosial serta memberikan sumbangsih terhadap upaya pembangunan yang dijalankan pemerintah, demi kesejahteraan bersama," tuturnya.

Di tempat yang sama, Bupati Minahasa Royke Octavian Roring (ROR) selaku Ketua Umum Panitia Pelaksana bersyukurnya karena pekerjaan gerejawi boleh terlaksana.

"Pekerjaan kepanitiaan KGM ke-X PGI 2019 ini didasarkan pada penugasan dan kepercayaan MPH-PGI. Dalam menyiapkan kegiatan ini kami telah melakukan langkah-langkah persiapan melalui rapat-rapat, surat-menyurat sambil berkoordinasi dengan pihak terkait," ungkap Bupati Minahasa itu.

ROR pun meyakini  suksesnya KGM ini tidak hanya bergantung pada aspek teknis penyelenggaraan berbagai rangkaian acara oleh panitia, tetapi juga pada bagaimana proaktif dan kontributifnya peserta dalam memanfaatkan agenda ini, sebagai tempat bermusyawarah dan berkomunikasi, tentang berbagai situasi sosial masa kini sebagai bagian dari pelayanan PGI dan Gereja-gereja anggota dalam mengimplementasikan tugas Gereja bersekutu, bersaksi dan melayani.

"Saya juga mewakili panitia menyampaikan terima kasih kepada MPH-PGI atas kepercayaan melaksanakan KGM ke-X PGI 2019," tutupnya.

Kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey, Ketua MPH PGI Pdt Hendriette T. Hutabarat- Lebang, para Ketua Sinode Gereja-gereja anggota PGI, Forkopimda Provinsi Sulut, para bupati/wali ota wakil bupati/wakil wali kota se-Provinsi Sulut, Pimpinan Instansi Vertikal, Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Fenny Roring-Lumanauw, Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Martina Dondokambey-Lengkong. (ite)

Kirim Komentar