26 Mar 2019 09:18

Kalah Total, Begini Sejarah Kemunculan dan Jatuhnya ISIS

MyPassion
BENDERA SDF dikibarkan di Barghouz, Suriah usai ISIS dinyatakan kalah total. (REUTERS/Stringer)

MANADOPOSTONLINE.COM—Kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) dinyatakan kalah total di wilayah Suriah oleh Pasukan Demokratik Suriah (SDF), yang didukung koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS). Hal ini menandai berakhirnya kekhalifahan kelompok radikal itu atas wilayah-wilayah Irak dan Suriah yang dikuasai selama hampir lima tahun terakhir.

Menengok ke belakang, seperti dilansir Reuters dan The Independent, Senin (25/3/2019), ISIS pertama kali muncul di Irak tahun 2004, tepatnya setelah invasi AS ke Irak pada era Sadam Hussein. Pertama kalinya, ISIS yang merupakan pecahan Al-Qaeda ini menggunakan nama Al-Qaeda in Irak atau AQI.

Tahun 2011, ISIS memperluas wilayah ke Suriah yang sedang dilanda konflik antara pemberontak melawan rezim Presiden Bashar al-Assad. Pada masa kejayaannya, ISIS menguasai sejumlah besar wilayah-wilayah strategis Irak dan Suriah.

Lebih dari 40 ribu orang dilaporkan pindah dan tinggal di wilayah-wilayah yang diklaim sebagai kekhalifahan ISIS. Pada saat bersamaan, ISIS melancarkan serangan teroris yang brutal dan mengerikan di berbagai negara.

Demikian kronologi kemunculan, kekejaman dan kejatuhan ISIS di Irak dan Suriah dilansir dari detik: Tahun 2004 Militan Irak kelahiran Yordania, Abu Musab al-Zarqawi, mendirikan Al-Qaeda in Irak (AQI), cabang Al-Qaeda di Irak.

AQI banyak melancarkan serangan teror terhadap komunitas Syiah yang mayoritas di Irak, dengan harapan memicu perang sektarian. Zarqawi pindah ke Irak setahun sebelumnya, bersama ribuan militan lainnya untuk melawan tentara AS dan Inggris yang menginvasi negara tersebut.

Juni-Oktober 2006 Zarqawi terbunuh dalam serangan udara AS di Irak pada 7 Juni 2016. Abu Ayyub al-Masri menjadi pemimpin baru AQI. Masri kemudian mengumumkan pembentukan Islamic State of Iraq (ISI) dan menunjuk Abu Omar al-Baghdadi sebagai pemimpin barunya.

April 2010 Abu Omar al-Baghdadi dan Masri tewas dalam operasi gabungan AS-Irak. Abu Bakr al-Baghdadi pun menjadi pemimpin baru ISI. Tahun 2011 Baghdadi mengirimkan anak buahnya ke Suriah saat konflik Suriah pecah.

April 2013 Baghdadi mengumumkan bahwa kelompoknya untuk selanjutnya akan dikenal sebagai Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau dikenal juga sebagai Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Perubahan nama ini diumumkan setelah pecahan Al-Qaeda di Suriah, Jabhat al-Nusra atau Nusra Front, ikut bergabung.

123
Kirim Komentar