23 Mar 2019 09:35

Plt Kadis PMD Sangihe: Bumdes Bukan Simpan Pinjam

MyPassion
Marlon Dalentang

MANADOPOSTONLINE.COM---Terus meningkatnya jumlah Dana Desa (Dandes) di Kabupaten Kepulauan Sitaro, mewajibkan pemerintah desa untuk berinovasi dalam pemanfaatannya. 

 

Demikian disampaikan Plt. Kadis PMD Sitaro Marlon Dalentang. Kata dia, Kapitalau dan perangkat pengelola BUMDes, jangan hanya menggunakan Dandes sebagai solusi masalah keuangan  warga. Namun, lebih dari itu, dapat mengangkat taraf hidup masyarakat dan memberikan nilai keekonomian sangat diharapkan.

"Para ketua BUMDes harus jeli dalam melihat potensi desa yang dapat dikembangkan, jangan Dandes diarahkan jadi tempat simpan pinjam warga" serunya

Sebab, kata dia, di masing-masing desa, pasti memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Melibatkan langsung peran masyarakat, sehingga penyaluran Dandes memiliki nilai tambah terlebih mengangkat taraf hidup masyarakat.  

"Banyak sektor, misalnya pariwisata, perkebunan, perikanan, jasa dan perdagangan. Jangan mindset kita hanya terpaku pada satu titik saja, asah dan gali potensi yang ada di desa masing-masing,” papar Dalentang

Sembari menambahkan, capaian positif dan wajib ditiru pengelolaan BUMDes di Kampung Mini dan Tanaki.

“Potensi pariwisata mereka nyatanya mampu diangkat,” imbuhnya

Sementara itu,  Kabid Pemdes Taufan Salindeho menuturkan, alokasi Dandes  Sitaro tahun ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Ada kenaikan kurang lebih Rp 7,8 Miliar ketimbang tahun sebelumnya.

“Artinya pemerintah pusat melihat Sitaro perlu memaksimalkan potensinya. Menciptakan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan, di seluruh daerah serta mendorong tumbuhnya perekonomian. Jadi tujuan hadirnya Dandes yang salah satu produknya adalah BUMDes,” terangnya.

Diketahui, jumlah alokasi Dandes Kabupaten Kepulauan Sitaro Tahun 2019 berjumlah Rp. 68 miliar.(drp/jul)

Kirim Komentar