23 Mar 2019 11:09
Simulasi Pengamanan Jelang Pemilu

Beda Pilihan, Warga dan APH di Tomohon Baku Hantam

MyPassion
Jajaran Kepolisian Polres Tomohon menggelar rekayasa guna memantapkan kesiapan menyambut Pemilu Bulan April. (Dok Humas)

MANADOPOSTONLINE.COM—Suasana tegang dan mencekam menyelimuti Kompleks Stadion Babe Palar, Kota Tomohon. Sebagian masyarakat Kota Bunga yang tak sependapat dengan keputusan penyelenggara pemilu. Berupaya melakukan protes, hingga cenderung mengarah ke tindakan anarkis.

Ratusan Aparat Penegak Hukum (APH), masing-masing dari  unsur kepolisian dibantu personil TNI pun nyaris baku hantam. Namun, usut punya usut, hal tersebut hanyalah simulasi jelang pelaksanaan Pemilu Bulan April nanti. Kesiapan seluruh pihak, menjaga dan menjamin kelangsungan hajatan demokrasi semakin dimantapkan.

“Kita siap menghadapi pelaksanaan kampanye terbuka dan pengamanan jelang pemungutan suara 17 April 2019. Tentunya dengan sinergitas dan dukungan rekan-rekan TNI, pemerintah serta masyarakat Kota Tomohon,” ungkap Kapolres Tomohon AKBP Raswin Bachtiar Sirait SIK dalam Upacara dan Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Operasi Mantap Brata Samrat 2019, Jumat (22/3) kemarin.

Lanjut Sirait, kegiatan ini dilaksanakan secara serentak dan masif di seluruh wilayah Indonesia. mulai dari tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dengan melibatkan prajurit TNI-Polri dan komponen masyarakat lainnya.

“Untuk itu diharapkan kepada seluruh prajurit TNI-Polri dan komponen masyarakat. Agar melaksanakan tugas ini dengan penuh dedikasi dan rasa tanggung jawab,” tukasnya.

Sementara itu,  Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman melalui Asisten Bidang Perekonomian Ir. Djoike Karouw, kelangsungan pesta demokrasi nanti wajib disukseskan seluruh pihak baik pemerintah maupun masyarakat. Menjadikan keanekaragaman dan perbedaan sebagai nilai tambah. Bukannya jadi alat pemecah kerukunan dan kesatuan. Dirinya mengajak seluruh warga Tomohon, untuk terus memberikan dukungan guna suksesnya hajatan lima tahunan tersebut. Dengan proaktif menjaga stabilitas daerah.

“Demokrasi dan perbedaan inilah yang membuat Indonesia berbeda. Namun tetap satu juga pada akhirnya, menghormati perbedaan itu penting. Tapi di atas segalanya, marilah kita menyukseskan pemilu. Jangan Golput,” ajak Karouw.

Turut hadir dalam kegiatan, Kepala Staf Kodim 1302 Minahasa, Perwakilan Kejaksaan Negeri Tomohon, Ketua KPU Tomohon Harryanto Lasut, Bawaslu Tomohon, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Jajaran Polres Tomohon.(tr-04/jul)

Kirim Komentar