22 Mar 2019 19:09

Ini Tanggapan MUI Sulut Terkait Fatwa Game PUBG

MyPassion
Abdul Wahab Abdul Gofur

MANADOPOSTONLINE.COM—Peristiwa penembakan brutal kepada jemaah yang tengah salat Jumat di Masjid Al Noor, Christchurch, Selandia Baru pekan lalu, sedang hangat dibicarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.

Sebab, disebut-sebut penembakan tersebut ada kaitannya dengan kebiasaan main Game Player Uknown's Batlle Ground (PUBG), karena dinilai mengajarkan kekerasan dan kebrutalan.

Menangapi hal itu Ketua MUI Sulut KH Abdul Wahab Abdul Gofur mengatakan, kalau berbicara terorisme sudah pasti MUI mengutuk itu dan mengangap haram hukumnya karena bisa merusak hubungan antar umat beragama.

Mengenai Game PUBG, kata Wahab, tidak perlu difatwakan karena itu memang perbuatan orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Sebab peristiwa tersebut baru terjadi di luar Negeri belum di negara kita Indonesia, cukup sebatas mengutuk saja," kata Wahab.

"Cukup kita berkerja sama atau berkoordinasi dengan pihak keamanan dalam hal ini TNI-Polri kalau ketika terjadi penembakan seperti yang dipersoalkan sekarang mengenai Game PUBG. Karena menurutnya senjata di luar negeri cukup bebas beredar berbeda dengan di Indonesia. Kalau pun ada itu hasil seludupan-seludupan dan itulah menjadi tugas kita bersama," tutupnya.(opn)

Kirim Komentar