22 Mar 2019 14:02
Jembatan Penghubung Rusak, Sejumlah Desa Terisolir

Hujan Deras, Akses Dua Kecamatan di Sitaro Terputus

MyPassion
Pihak TNI, Polri dan masyarakat membersihkan timbunan material longsor di Jembatan Kali Pangi.(Don Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM---Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Rabu (20/3) malam hingga Kamis (21/3) dini hari, membuat akses jalan antar dua kecamatan yakni, Kecamatan Siau Barat Utara (Sibarut) dan Kecamatan Siau Barat (Sibar) terputus akibat terjangan material tanah yang longsor.

 

Dikonfirmasi, Kapolsek Sibar Johanis Sasebohe membenarkan hal tersebut, kata Sasobohe, bencana alam ini berlokasi di Kampung Kinali, Lindongan II Kecamatan Sibarut.

“Tepatnya di Jembatan Kali Pangi. Akibat kejadian ini, akses jalan dari Kampung Kinali harus terputus total. Karena Jembatan di Kali Pangi jadi satu-satunya akses penghubung antar Kampung kinali serta beberapa desa lainnya. Otomatis, warga dari beberapa desa tersebut, sementara waktu tak bisa bepergian ke daerah pusat Kota Ondong di Kecamatan Sibar," ungkap dia

Lanjutnya, pihaknya bersama personil TNI serta warga setempat. Bekerja sama membuka akses jalan dan melakukan pembersihan material yang menutupi jalan. "Kita juga telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait hal ini," imbuhnya

Sementara itu Plt Kepala BPBD Ch. Bob Wuaten mengatakan, pasca menerima laporan pihaknya telah menurunkan personil, guna percepatan pembersihan timbunan material.

"Keadaan sudah cukup membaik, material sudah dapat dibersihkan. Kalau tidak berhalangan, kami memastikan akan menyelesaikan hari ini," kata Wuaten.

Sembari menambahkan upaya revitalisasi dan pembuatan jembatan darurat jadi opsi utama pihaknya ke depan. Selain itu, pihaknya memastikan dalam kejadian kali ini tidak ada korban jiwa.

“Segera dikoordinasikan dengan dinas terkait, yang perlu dipikirkan sekarang adalah, bagaimana kembali menghubungkan dua kecamatan ini,” pungkasnya.(drp/jul)

Kirim Komentar