22 Mar 2019 10:46

Begini Kronologi Pembunuhan Mayat Mengapung di Pantai Kora-kora

MyPassion

MANADOPOSTONLINE.COM—Kasus mayat mengapung karena dibunuh di Pantai Kora-Kora terus diseriusi. Setelah sebelumnya Resmob Polda Sulut berhasil menangkap AM alias Aldy, pelaku pembunuhan warga Tataaran, Kecamatan Tondano Selatan Santo Sumampouw. Teraktual, Tim Resmob Polres Minahasa juga membekuk tersangka ST alias Septian, Kamis (21/3) kemarin.

Diketahui, peran Septian selaku pelaku utama atau otak pembunuhan. Santo dibunuh dengan 14 tikaman Rabu (13/3). Jasadnya ditemukan mengapung di Pantai Kora-kora, Jumat (15/3) lalu.

Dari informasi yang didapat melalui Katimsus Jatanras Polda Sulut AKP Sugeng Wahyudi Santoso, tertangkapnya Septian oleh Resmob Polres Minahasa setelah pengembangan yang didapat dari tersangka AM alias Aldy.

“Tersangka lainnya yakni ST alias Septian ditangkap oleh Resmob Polres Minahasa. Dari keterangan yang disampaikan tersangka AM alias Aldy, ST menikam korban di tubuh bagian depan lalu menikam terus sebanyak 14 tikaman," sebut Sugeng, Kamis (21/3) kemarin.

Lanjut kata dia, AM membantu ST memegang tangan korban dari belakang saat ST menikam korban. “Tersangka AM ternyata menaruh dendam karena sebelumnya pernah dipukul sama korban. Sedangkan tersangka ST alias Septian merasa terhina dan tersinggung oleh perkataan korban, karena dihina pribadinya dan pacarnya,” ujarnya.

“Sehari sebelum peristiwa berdarah itu, kedua tersangka sudah merencanakan untuk menghabisi korban. Saat kejadian, korban diajak ke pantai untuk bakar ikan dan di situlah korban dihabisi,” terangnya.

Dalam beraksi, kedua tersangka sebelumnya sudah mengonsumsi obat-obat tertentu sampai mereka mabuk dan pusing. Sementara Kasatreskrim Polres Minahasa AKP Muhammad Fadli saat ditanyakan soal penangkapan tersangka ST, dirinya mengatakan belum bisa memberikan keterangan lebih.

“Sesuai petunjuk pak kapolres, esok (hari ini) baru akan dilaksanakan konferensi pers terkait penangkapan dan kronologinya,” tutupnya.(gnr)

Kirim Komentar