20 Mar 2019 14:55

Kepsek SMP Kahuku di Minut Terancam Diberhentikan

MyPassion
Bernadeth Longdong

MANADOPOSTONLINE.COM—Oknum Kepsek Lansus Ruitang akhirnya harus menghadap Kepala Dinas Pendidikan Minut, Selasa (19/3) kemarin. Pasalnya, didugaan oknum kepsek tersebut melakukan eksploitasi tenaga siswa SMP Nasional Desa Kahuku, Kecamatan Likupang Timur untuk kepentingan pribadi. Parahnya, video tersebut beredar di media sosial sejak pekan lalu, hingga membuat warga prihatin dengan ulah oknum kepsek tersebut.

 

Kepala Dinas Pendidikan Minut Bernadeth Longdong SPd MPd saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah memanggil oknum kepsek tersebut dan diberikan pembinaan sekaligus membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya.

“Surat pernyataan ini berimplikasi hukum, bukan saja diberhentikan dari jabatan sebagai kepsek tetapi bisa sampai dengan pemecatan. Kepsek mengaku apa yang dilakukannya adalah bagian dari pendidikan gotong royong. Hal ini tidak kami benarkan,” tegas Longdong.

Ia pun mengaku kaget mendengar kejadian ini. “Menurut kabar kejadian seperti ini sudah yang kedua kalinya, yang pertama Oktober 2017 dimana saat itu telah diselesaikan oleh Sekkab Minut Ir Jemmy Kuhu MA,” jelas Longdong.

Lanjutnya, memberikan sanksi kepada seorang ASN tidaklah semudah membalik telapak tangan, karena hal tersebut perlu mekanisme dan aturan yang berlaku. “Kasus ini menjadi perhatian serius Pemkab Minut. Mekanisme ini yang bisa kami tempuh, namun bukan tidak mungkin kepsek yang bersangkutan menerima sanksi administrasi tegas, karena yang dilakukannya tidak bisa dibenarkan,” pungkasnya.

Terpisah, Lansus Ruitang saat ditemui di Kantor Dinas Pendidikan mengaku tidak bermaksud untuk memeras tenaga siswa. “Di desa kami kehidupan gotong royong sangat kuat, hal ini yang ingin saya tanamkan kepada anak-anak. Bahkan mereka seringkali mengangkut pasir dari pantai untuk sekedar mendapatkan uang jajan,” kata Ruitang.(ria)

Kirim Komentar