18 Mar 2019 10:23

PAD Destinasi Pariwisata Dipacu

MyPassion
Olvie Atteng

MANADOPOSTONLINE.COM—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) akan makin menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor destinasi pariwisata. Pasalnya, PAD dari sektor destinasi pariwisata mulai menunjukkan tren yang baik. Hal ini dibenarkan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut Olvie Atteng, pekan lalu.

"Tahun ini PAD sektor pariwisata sedang kita genjot. Yang pasti, kita terus menggali semua sumber pendapatan baru. Kan beberapa destinasi kita mulai menunjukkan progres yang baik. Namun ada juga destinasi yang memang sedang kita genjot. Namun tahun ini, kita targetkan PAD dari destinasi pariwisata bisa miliaran," tuturnya.

Atteng membeberkan, jika pada 2018 lalu, PAD yang diterima pemprov dari destinasi Bukit Kasih mencapai Rp 109 juta. Menurutnya, tahun ini akan dioptimalkan mencapai Rp 1 miliar.

Dia juga mengatakan, untuk destinasi Tahura di 2018 PAD yang diterima Rp 50 juta. Ini juga, ungkapnya, akan digenjot untuk meningkatkan di 2019 ini.

"Kalau destinasi pariwisata Sumaru Endo itu ditangani langsung Dinas Pariwisata. Kita sementara berkoordinasi untuk bisa mengoptimalkan sumber pendapatan di sana. Yang masuk ke Bapenda itu, hanya Bukit Kasih dan Tahura. Dua destinasi ini kita genjot. Apalagi untuk Tahura baru, jadi kita optimalkan secara maksimal," ujarnya.

Sedangkan PAD dari destinasi di Bunaken, menurut Atteng, tidak masuk ke pemprov. Itu langsung ke pusat melalui Balai Taman Nasional Bunaken. Namun pihaknya, juga bakal menggali potensi PAD dari seputaran Bunaken. Dimana pihaknya, bakal menata beberapa desa untuk dijadikan desa wisata.

"Kita bisa menggali potensi PAD baru di Bunaken. Ya dengan cara, menciptakan desa wisata milik pemerintah Sulut. Baik pemprov atau Pemerintah Kota Manado dan sekitarnya. Yang pasti, kita bakal melakukan koordinasi dengan Dinas Pariwisata, untuk pengembangan destinasi pariwisata dalam mendorong PAD Sulut. Apalagi penerapan sistem sekarang sudah bagus. Maka akan optimal dalam meningkatkan PAD sektor pariwisata," tukasnya. (tr-02/can)

Kirim Komentar