17 Mar 2019 21:31

Digagalkan Marinir, 20 Kardus Captikus Batal ke Papua

MyPassion
Ratusan liter captikus yang dikemas dalam 20 kardus yang diduga bakal diselundupkan ke wilayah Papua, Sabtu (16/3).

MANADOPOSTONLINE.COM—Personel Marinir Satuan Yonmarhanlan VIII Bitung di Tim Pengamanan Terminal Pelabuhan Penumpang Kapal Pelni Bitung, berhasil mengamankan minuman keras (miras) jenis captikus. Ratusan liter miras yang dikemas dalam 20 kardus itu, diduga bakal diselundupkan ke wilayah Papua, Sabtu (16/3).

PasIntel Marinir Bitung Kapten David Senewe menceritakan kronologinya. Senewe mengatakan, penangkapan penyelundupan miras jenis captikus ini, berawal dari informasi yang diterima dari  penumpang Kapal Pelni KM Labobar keberangkatan Bitung tujuan Papua. "Mereka memberikan informasi ada kapal kecil yang merapat di lambung kanan Kapal KM Labobar dan menaikkan barang berupa captikus, tidak melalui pintu yang seharusnya," ujarnya.

Lanjutnya, berdasarkan informasi tersebut personel Pengamanan  Yonmarhanlan VIII Bitung  berkoordinasi dengan personel Polsek KP3 Bitung dan personel Pelni melakukan pengecekan terkait penyelundupan barang haram tersebut.

" Dari hasil pengecekan ditemukan  benar ada miras yang diselundupkan dari laut melalui kapal kecil dengan tujuan ke Papua. Namun saat para petugas datang orang-orang yang terlibat dalam upaya penyelundupan tersebut melarikan diri dengan menggunakan perahu bermotor. Miras captikus yang sudah berada di atas KM Labobar diturunkan ke darat untuk selanjutnya dibawa ke Lantamal VIII Manado untuk ditangani lebih lanjut," ungkapnya.

Danyon Marhanlan VIII Bitung Letkol Mar Nandang Permana Jaya SE mengatakan, miras ini berasal dari Sulut dengan tujuan ke Papua. “Miras yang kami amankan sebanyak ratusan liter yang dikemas dalam 20 kardus besar, barang bukti kami amankan namun pelakunya melarikan diri," ujarnya.

"Selanjutnya kami sudah bekerja sama dengan pihak Polsek KP3, Pomal Lantamal VIII, Tim Intel dan unsur lainnya dalam upaya menggagalkan penyelundupan barang ilegal yang terjadi di Pelabuhan Bitung. Tindakan kami tegas barang-barang seperti ini akan dimusnakan," tutupnya.(rei)

Kirim Komentar