16 Mar 2019 09:42

Jadi Korban Penganiayaan Berat, Dua Warga Bersimbah Darah

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOSTONLINE.COM—Kasus penganiayaan dengan senjata tajam (sajam) terjadi di Perum CBA Blok W, Mapanget Jaga IX, Minahasa Utara (Minut) pukul 22.30 WITA.

 

Pelakunya berinisial AR (33), sedangkan korban Julham (23). Keduanya warga Perum CBA. Pelaku berhasil diamankan personel Polsek Dimembe, sesaat usai kejadian. Informasi diperoleh, kasus ini dipicu dendam lama pelaku terhadap korban. Sekitar dua tahun lalu, keduanya pernah berpesta minuman keras (miras), lalu korban menantang pelaku untuk berkelahi.

Sementara itu, kasus penganiayaan tersebut bermula ketika pelaku usai berpesta miras di Perum GPI. Saat sampai di Perum CBA, pelaku melihat ayahnya sedang duduk dengan korban, di depan rumah. Pelaku lalu mengajak korban untuk minum miras namun ditolak.

Pelaku langsung menggertak korban, sambil berpura-pura mencabut sajam dari pinggangnya. Sesaat kemudian pelaku pulang dan mengambil sebilah pisau dapur, lalu kembali mendatangi korban.

Tanpa basa basi, pelaku langsung menikamkan pisau ke arah korban dan berhasil ditangkis dengan tangan kiri. Namun ujung pisau sempat kena di tangan kiri dan perut korban, hingga mengalami luka sayatan. Aksi ini dilerai oleh ayah pelaku dan pemilik rumah. Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit AURI untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolsek Dimembe AKP Edi Susanto membenarkan adanya kejadian tersebut. “Pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” kuncinya.

Nasib naha juga menimpa Alan Masili (24). Warga Batukota, Lembeh Utara, Bitung ini, menjadi korban penikaman yang dilakukan SM alias Ipul (18), oknum warga Pintukota, Lembeh Utara. Kejadian bermula ketika korban hendak pergi ke Pintukota, untuk ikut melaut temannya.

Saat di pertigaan Kampung Baturiri, Batukota, korban berpapasan dengan pelaku, dan keduanya sempat berbincang-bincang. Pelaku bertanya kepada korban, “Mau ke mana kamu?”. Korban menjawab, “Mau ke Pintukota, ikut melaut”. Pelaku bertanya lagi, “Dengan siapa?”, dan dijawab korban, “Dengan Gerald”.

Saat korban mengalihkan pandangan sejenak, tiba-tiba pelaku mencabut sebilah pisau badik dari pinggangnya, dan langsung menikam perut korban. Korban yang kesakitan berusaha melakukan perlawanan dan mencabut gagang pisau yang menancap di perutnya.

Setelah pisau tercabut, pelaku langsung melarikan diri. Sedangkan korban dibawa warga sekitar ke RS Angkatan Laut Bitung. Kejadian ini lalu dilaporkan ke Polsek Lembeh Selatan. Kapolsek Lembeh Selatan Iptu RJ Lumandung mengatakan, pelaku berhasil ditangkap beberapa saat usai kejadian. “Pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” tandasnya.(gnr)

Kirim Komentar