15 Mar 2019 08:33
SMART Hadapi Era Digitalisasi

"Tidak Boleh Ada Kesan Berurusan Dengan Bank Itu Rumit"

MyPassion
Direktur Jaringan dan Layanan BRI Osbal Saragi dan Pemimpin Redaksi Manado Post Cesylia Saroinsong di Kantor BRI Sarapung, Kamis (14/3). (Grady/MP)

Pria yang hobi musik ini juga sedikit menyinggung anggapan berbagai kalangan yang sangsi dengan eksistensi BRI di era digital. Namun kata dia, sejak meluncurkan satelit sendiri, BRI sebenarnya telah menunjukkan keseriusan menghadapi perkembangan teknologi.

Konsekuensinya sekaligus positifnya, banyak pekerjaan kini bisa dilakukan dengan bantuan teknologi. Fungsi bank pun tak lagi terbatas pada kantornya. Buktinya BRI kini memanfaatkan agen untuk melakukan fungsi perbankan. Ke depan, disiapkan layanan pengajuan kredit via aplikasi digital. "Di Jakarta sudah jalan," tambahnya.

Lantas, bagaimana dengan 130-an ribu karyawan yang tersebar hingga pelosok nusantara? "Ditawarkan untuk masuk ke anak-anak perusahaan," jawabnya. BRI sendiri punya tujuh anak perusahaan.

Persaingan juga tak hanya terjadi antar sesama bank. Dengan munculnya fintech, beberapa fungsi bank juga perlahan mulai beralih ke sana. Untuk itulah menjadi penting bagi BRI untuk mengembangkan produk dan layanan digitalnya. Tak hanya itu, BRI juga menggandeng fintech besar untuk bekerja sama.

Osbal yang ditemui di sela-sela kunjungan kerja di Manado tampak senang melepas rindu di kota yang didiami selama tiga tahun. "Manado ini seperti kota kedua saya," ucapnya.(gab/jul)

12
Kirim Komentar