15 Mar 2019 19:47

Serangan di Masjid Selandia Baru Terinspirasi Oleh Teroris Norwegia

MyPassion
Sejumlah pria bersenjata memasuki dua masjid dan mulai menembaki orang-orang di dalamnya di Kota Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3).(9News)

PRIA yang berada dibalik penembakan masjid di Selandia Baru melalui sosial medianya mengatakan, ia bersumpah untuk melawan Muslim. Serangannya juga terinspirasi dari seorang teroris Norwegia Anders Breivik, yang menewaskan 77 orang di Norwegia pada tahun 2011.
Serangan terhadap dua masjid di Christchurch, Selandia Baru merenggut 49 nyawa. Empat orang ditahan sehubungan dengan tragedi itu.
Salah satu pria bersenjata mengidentifikasi dirinya di media sosial sebagai orang Australia berusia 28 tahun bernama Brenton Tarrant. Dia menggambarkan dirinya sebagai orang kulit putih biasa yang berasal dari keluarga kelas pekerja berpenghasilan rendah dan memiliki masa kecil yang baik.
Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan, seorang warga negara Australia termasuk di antara para tersangka yang ditahan.
Pria itu menggunakan GoPro untuk menyiarkan serangan di Masjid Al Noor. Rekaman itu segera dihapus oleh Facebook atas permintaan polisi, tetapi sebagian rekaman video itu diterbitkan oleh media lokal.
Video gaya permainan POV menunjukkan pria bersenjata itu berjalan ke masjid dan mengeluarkan senjata api dari bagasi mobilnya.
Senjata-senjata itu berisi tulisan yang merujuk pertempuran Eropa melawan Muslim dan slogan-slogan Neo Nazi. Salah satu pertempuran yang dirujuk adalah Pertempuran Wina 1683 melawan Kekaisaran Ottoman. Akun media sosial pria itu telah diblokir.
Dia rupanya memilih masjid tertentu untuk diserang karena sebuah gereja pernah berdiri di tempat yang sama. Dia juga menyebutkan serangan teroris 2017 di Stockholm di mana lima orang tewas. Salah satunya adalah seorang gadis berusia 11 tahun, si penembak menulis bahwa dia akan membalas dendam.(JawaPos.com/mpo)

Kirim Komentar