15 Mar 2019 09:15

Ngeri! Sulut 3 Besar Penderita Ginjal

MyPassion

MANADO—Angka penderita penyakit ginjal di Provinsi Sulawesi Utara tergolong tinggi. Memperingati Hari Ginjal Sedunia Kamis 14 Maret, Manado Post mendapat data hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan RI 2018. Ternyata Sulut masuk urutan ketiga nasional di bawah Provinsi Kaltara dan Malut.

Ginjal adalah organ vital bagi manusia. Demikian diungkapkan dr Stella Palar SpPD K-GH, dari Divisi Ginjal Hipertensi RSUP Prof Kandou Manado. Bila ginjal tak dijaga baik, akan mengalami penyakit ginjal kronik (PGK). “Suatu gangguan ginjal yang memerlukan terapi pengganti ginjal, yaitu dialisis atau transplantasi ginjal,” sebut dr Stella, spesialis penyakit dalam ketika diwawancarai harian ini, kemarin.

Kemudian dari data yang dihimpun, khusus pasien ginjal kronik di RSUP Kandou Malalayang, didominasi usia 50-59 tahun. Disusul 60-69 tahun. Peringkat tiga kelompok umur 70-79 tahun. Usia produktif 30-39 tahun di tempat keempat. Usia 20-29 tahun kelima. Dan terakhir 80-89 tahun. Sementara ada 346 warga meninggal karena ginjal.

Penyakit ginjal kronis di dunia saat ini mengalami peningkatan. Sehingga menjadi masalah kesehatan serius. “Berdasarkan Riskesdas Indonesia tahun 2018, sekarang Sulawesi Utara menempati urutan ketiga dengan angka 6,4% setelah Kalimantan Utara dan Maluku Utara,” sambung dr Stella.

Lanjut dr Stella, di Sulut pasien PGK tahap akhir yang menjalani terapi ginjal hemodialisis makin lama makin meningkat jumlahnya. “Saat ini di RSUP Kandou Manado, akan direncanakan untuk program transplantasi ginjal pada pasien PGK tahap akhir, yang sudah harus menjalani terapi pengganti ginjal,” ungkapnya.

Dia juga membeberkan soal fungsi ginjal. Yaitu menyaring darah. Membentuk urine. Menjaga keseimbangan air dalam tubuh. Mempertahankan keseimbangan kadar asam dan basa. Mengatur kadar kalium dalam darah. Memproses ulang zat yang masih berguna untuk tubuh. Mengendalikan kadar gula dalam darah. Penghasil zat dan hormon. Hingga menjaga tekanan darah.

“Faktor pencetus penyakit ginjal kronis yaitu kekurangan cairan pada diare yang tidak diatasi segera. Kekurangan darah pada orang luka dan operasi. Infeksi berat serta keracunan obat dan zat kimia tertentu. Tekanan darah tinggi yang tak terkontrol. Penyakit Diabetes yang tak terkendali. Kista ginjal multiple. Penyumbatan total saluran ginjal oleh batu, dan tumor perut menekan ginjal,” bebernya.

123
Kirim Komentar