15 Mar 2019 16:24

Dirjen Kementan RI Tinjau Lahan, Perkebunan Pemuda Tani di Kotamobagu Kecipratan Bantuan

MyPassion
Dirjen Kementerian Pertanian kunjungi lahan pertanian milik pemuda tani yang ada di Kelurahan Mongkonai, Kecamatan Kotamobagu Barat.(Istimewa)

MANADOPOSTONLINE.COM---Direktorat Jendral (Dirjen) Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia (RI) bersama Dinas Provinsi Sulut meninjau lahan perkebunan Kelompok Pemuda Tani, di Kelurahan Mongkonai, Kecamatan Kotamobagu Barat, Kamis(14/3) kemarin.

 

Dirjen Kementerian Pertanian RI Herly Koerniawan menjelaskan, peninjauan dilakukan untuk memastikan lahan perkebunan tersebut layak untuk diberikan bantuan, berupa embung penampung air dan hewan kambing pembuatan kombos. 

"Setelah kami lihat itu sangat cocok. Tidak ada masalah sehingga secepatnya kami akan salurkan bantuan embung penampungan air, alat sedot, kambing dan pembuatan kombos," katanya.

Menurut dia, lokasi tersebut sangat cocok untuk pengembangkan komoditas kakao. "Dari penelitian yang ada ini sudah bagus. Tinggal bagaimana kita akan mengembangkan ini tanaman menjadi taman unggul para petani," ujarnya.

Dia berharap, bantuan yang akan diberikan bisa bermanfaat dan dapat mendorong ekonomi para petani. "Pemuda yang terjun ke dunia pertanian jarang. Maka dengan bantuan yang diberikan ini menjadi peluang para pemuda untuk terus mengembangkan sektor pertanian yang lebih baik. Dipastikan awal April bantuan akan diberikan," terangnya

Sementara itu, Lektor Peneliti Bidang Ilmu Tanah, Hutan dan Tanah Joko Purbopuspito mengatakan, akan melakukan pengawalan terhadap pemanfaatan bantuan dan pengembangan produksi pertanian oleh kelompok tersebut. "Saya sangat mengapresiasi langkah pemuda yang turut berpartipasi dalam mengembangkan pertanian dengan turun langsung secara aktif mengolah sumber daya alam ini,” katanya. “Saya akan dampingi terus perkembangannya, sebab menjadi kebanggaan kita semua apabila kelompok ini bisa berhasil," tukasnya.

Dosen Fakultas Pertanian Universitas Samratulangi Manado ini juga berharap, para petani muda tersebut dapat menjadi barometer bagi pemuda lainnya untuk berani terjun ke dunia pertanian.

Sementara itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura, Dinas Pertanian Kotamobagu Ramjan Mokoginta mengatakan, lahan pemuda tani merupakan objek utama pengembangan komoditas kakao. Selain tanah yang subur, iklimnya juga sangat cocok untuk tanaman itu.

"Dengan luas lahan sebesar 16 hektare, sehingga kami dorong kelompok pemuda tani untuk mengembangkan komoditas kakao. Dengan begitu, kami mulai lakukan lobi ke pusat maupun provinsi bagaimana kemudian kelompok ini bisa mendapatkan bantuan. Dan syukur hari ini para petani benar-benar mendapatkan bantuan embung dan kambing itu," tambah Ramjan.(tr-06/ite)

Kirim Komentar