15 Mar 2019 14:13
Rapel Kenaikan Gaji Cair

April, Kantong PNS di Bitung Penuh Duit

MyPassion
Albert Sarese

MANADOPOSTONLINE.COM—April, bulan depan, Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Bitung bakal sumringah. Pasalnya kenaikan gaji lima persen terhitung sejak Januari tahun ini akan dirapel April nanti. Hal tersebut dikatakan langsung Presiden Joko Wiodo (Jokowi).

 

Untuk Bitung, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Bitung Albert Sarese mengatakan, sudah menyiapkan anggaran untuk itu.

 

"Saat ini kami tinggal menunggu turunnya Peraturan Pemerintah (PP) dan Peraturan Mentri Keuangan (PMK) yang biasanya diikuti dengan surat penyampaian," ujarnya.

PP itu terkait struktur dan kenaikan gaji. Sedangkan PMK menyangkut kapan mulai dibayarkan.

"Yah saya berharap para PNS dapat bersabar karena sebetulnya saat ini tinggal menunggu juknis dari pusat karena semua prosedurnya nanti diatur oleh petunjuk tersebut," pungkasnya.

Ditambahkan, Sekretaris Kota (Sekkot) Bitung Dr Audy Pangemanan, hal ini menjadi kebijakan publik pemerintahan Jokowi. Naik gaji, gaji 13 dan tunjangan lainnya adalah hal yang biasa dalam proses pemerintahan dan sudah dianggarkan.

"Jadi hal ini sebetulnya sangat mudah dilaksanakan akan tetapi pemerintah daerah tetap harus menunggu juknis terkait detailnya pelaksanaan pembayaran tersebut," ungkapnya.

Terkait kinerja, menurut Pangemanan, pihaknya akan menuntut peningkatan, dengan ada atau tidaknya kenaikan gaji.

"Memberikan performa terbaik dalam melayani masyarakat adalah tugas seorang PNS. Dan semoga dengan adanya kenaikan gaji ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan untuk hal-hal yang produktif," pungkasnya.

Salah satu PNS di Bitung, Junefri Makisurat mengatakan, dia sangat senang dengan kenaikan gaji yang akan diterima dalam waktu dekat ini.

"Terima kasih Pak Jokowi atas perhatiannya kepada kami," ucapnya gembira.

Lanjutnya, dengan kenaikan gaji akan memacu kinerja PNS, termasuk dirinya. "Kenaikan gaji ini sangat berpengaruh bagi kami terutama dalam menghidupi keluarga," katanya.

 

Sementara itu, pemerhati pemerintah Rendy Rompas mengatakan, program Jokowi untuk menaikan gaji sangat baik untuk kesejahteraan PNS.

"Kiranya dengan kenaikan gaji ini akan berbanding lurus dengan etos kerja dan memaksimalkan tupoksi untuk kepuasaan publik pada khususnya," katanya.

Dia hanya memberi catatan agar PNS meningkatkan etos kerja berkaitan dengan pelayanan publik.

“Misalnya pengurusan surat di tingkat kelurahan dan kehadiran atau absensi PNS untuk menunjang kepuasan publik. Jangan sampai kerja malas bawahan, menjadi representatif kerja atasan. Serta kami juga berharap agar dalam kenaikan gaji ini tidak ada lagi pungli dalam pengurusan berkas," tandasnya.(tr-07/can)

Kirim Komentar