14 Mar 2019 16:34

Sejumlah Nama Sudah Dikantongi, PETI di Mitra Diduga Garap Kebun Raya Megawati

MyPassion
Robby Ngongoloy

MANADOPOSTONLINE.COM—Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Kecamatan Ratatatok, Kabupaten Mitra terus menjamur. Kabar teraktual, sekitaran lokasi Kebun Raya Megawati diduga mulai menjadi lahan garapan aktivitas PETI.

 

Informasi tersebut sudah masuk ke pemerintah daerah. “Memang kami sudah dapat laporan soal ini. Bahwa area sekitaran kebun raya sudah mulai menjadi lokasi PETI,” beber Sekretaris Kabupaten Mitra Robby Ngongoloy, Rabu (13/2).

Untuk itu, Ngongoloy mengatakan sudah memerintahkan Dinas Lingkup Hidup (DLH), agar melakukan pengusutan terkait kabar ini. Sehingga menurutnya bakal ada tindakan tegas. “Yah jika didapati ada yang merusak kebun raya tentu akan segera di laporkan ke pihak berwajib, dana akan diproses sesuai hukum. Apalagi kan ini menyangkut kerusakan lingkungan. Karena daerah kebun raya harus jauh dari aktivitas pertambangan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DLH Mitra Tommy Soleman menjamin bakal melakukan investigasi. Namun pihaknya akan menggandeng sejumlah instansi terkait. “Kami bakal investigasi dulu. Karena laporan adanya keberadaan PETI sudah masuk ke kami. Sehingga kami harus koordinasi dengan tim terpadu,” jelasnya.

Meski begitu, Soleman berdalih masih enggan bicara terkait oknum-oknum yang dilaporkan terlibat. “Kita kan cek dulu. Jangan sampai nama-nama yang dilaporkan terlibat di aktivitas PETI ini ternyata tidak benar,” pungkasnya.(cw-01/gnr)

Kirim Komentar