14 Mar 2019 17:22

Poltekkes Manado Kini Punya Gedung Laboratorium Terpadu

MyPassion
Penandatanganan prasastri oleh Kepala Badan PPSDM drg Usman Sumantri MSc (tengah), didampingi Direktur Poltekkes Kemenkes Manado Dra Elisabeth N Barung MKes Apt (kiri) dan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sulut dr Jimmy Lampus (kanan). (Lina Pendong/MPO)

MANADOPOSTONLINE.COM—Dibangun selama dua tahun, gedung laboratorium terpadu Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Manado, akhirnya diresmikan Kamis (14/3). Gedung di kampus A Malalayang ini diresmikan Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kesehatan Kemenkes RI drg Usman Sumantri MSc.

Direktur Poltekkes Kemenkes Manado Dra Elisabeth N Barung MKes Apt mengatakan, gedung ini dibangun atas tanah milik sendiri, yakni milik Kementerian Kesehatan. Telah diaudit oleh BPK tahun 2017 dan hasilnya tidak ada temuan serta selama pelaksanaan pembagunan dikawal oleh kejaksaan.

Lanjutnya, perkembangan Poltekkes Kemenkes Manado tidak lepas dari upaya-upaya dan kerja keras semua pihak. Di mana gedung-gedung dan laboratorium telah berdiri dan representatif. "Laboratorium terpadu merupakan salah satu aset yang potensial untuk mendatangkan pendapatan legal dan efektif yang memberikan kontribusi dalam pelaksanaan satket PKBLU," ujarnya.

Tambahnya, tentunya akan memberikan implikasi dan bernilai strategis sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan kegiatan akademik maupun non-akademik. "Dukungan dari semua pihak tetap kami harapkan dan butuhkan untuk perkembangan Poltekkes Kemenkes Manado dan menghasilkan tenaga kesehatan yang berkualitas dan profesional," tutupnya.

Sementara itu, Kepala Badan PPSDM Kesehatan Kemenkes RI drg Usman Sumantri MSc mengatakan, pembangunan gedung laboratorium terpadu diperuntukan untuk kebutuhan mahasiswa praktik. "Laboratorium terpadu merupakan kegiatan belajar yang sangat penting dalam kesehatan," ujarnya.

Ia menjelaskan, karena hampir semua tenaga kesehatan memerlukan wahana untuk lab. Terlebih lanjutnya, terkait perkembangan masalah kesehatan sangat memerlukan laboratorium. "Laboratorium terpadu dimaksudkan agar mahasiswa lebih fokus dan semua program studi ditiap jurusan bisa menggunakan laboratorium ini. Semoga bisa efisien," kuncinya.

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) melalui Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sulut dr Jemmy Lampus mengatakan ketersediaan sarana penunjang pendidikan yang sangat representatif ini akan menjadi salah satu solusi alternatif dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan di Bumi Nyiur Melambai.

Lanjutnya, kemajuan dan perubahan yang terjadi disektor kehidupan globalisasi yang sangat cepat dan dinamis ini menuntut kita semua khususnya peserta didik untuk memiliki kopentensi dan keahlian dasar agar mampu bersaing dan menjadi tenaga yang ahli, handal dan profesional dalam memenangkan peluang dimasa yang akan datang.

"Poltekkes Kemenkes Manado untuk terus bersatu padu untuk bahu membahu, bergotong royong dan berkerja keras dalam memberikan pengabdian dan karya terbaik guna mempersiapkan anak-anak didik untuk menangkan persaingan dimasa depan," harapnya.

Ia berpesan kepada para dosen untuk meningkatkan kopentensi dan keilmuan yang dimiliki saat ini serta terus menyesuaikan dengan perubahan ekternal dan internal yang semakin dinamis. "Tak henti-hentinya saya mengajak masyarakat Sulut untuk bersinergi dengan pemerintah dalam mengupayakan tercapainya berbagai tujuan pembangunan didaerah," kuncinya. Turut hadir Pdt Nofly Pua MTh dan Kombes Polisi dr Christophorus Susilo Dwijatmiko Sp Rad.(lin)

Kirim Komentar