14 Mar 2019 16:49

Pemkab Minut Antisipasi Alih Fungsi Lahan

MyPassion
Wangke Karundeng

MANADOPOSTONLINE.COM---Banyaknya alih fungsi lahan serta kurangnya minat warga untuk bertani, membuat Pemkab Minahasa Utara (Minut) lewat Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan (Distanakbun) harus putar otak.

 

Kepala Distanakbun Minut Ir Wangke Karundeng MSi saat dikonfirmasi mengakui saat ini sudah banyak masyarakat yang beralih dari profesi sebagai petani, ditambah lagi alih fungsi lahan yang semakin pesat. "Memang masih banyak lahan tidur di Minut, dan belum dioptimalkan," ujarnya.

Dibeberkan Karundeng, tahun ini pihaknya akan merehab 700 hektare dan perluasan 300 hektare tanaman pala.
Karundeng menambahkan, bukan hanya tanaman pala yang akan kami kembangkan, tetapi dengan cengkeh.

"Jadi untuk perluasan tanaman cengkeh ada 400 hektare. Sedangkan rehab 350 hektare. Jadi total ada 1050 hektare tanaman cengkih dan pala akan di rehab. Diharapkan, dengan cara seperti ini dapat merangsang petani untuk bertanan. Selain itu, dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor pertanian. Dan untuk perluasan lahan serta rehab saat ini sudah running," tutupnya.(tr-04/ria)

Kirim Komentar