14 Mar 2019 08:23

Mulai Tahun 2020, Pemprov Targetkan 1 Juta Kunjungan Wisman

MyPassion
Ilustrasi Wisman. (Dok MP)

MANADOPOSTONLINE.COM—Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara optimis jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) bakal mencapai 1 juta orang tahun 2020.

 

Sejumlah proyek strategis yang tengah dirampungkan, serta penguatan sejumlah objek pariwisata, jadi kunci mendatangkan devisa lewat ala Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandow.

“Kami optimis cita-cita mendatangkan wisatawan sebanyak 1 kunjungan hingga tutup tahun 2020 nanti bisa tercapai. Mendekati rampungnya sejumlah proyek strategis seperti Jalan Tol Manado-Bitung, Bendungan Kuwil dan KEK Bitung jadi suksesor,” ungkap Olly baru-baru ini.

Kata mantan anggota DPR-RI ini, selesainya proyek-proyek tersebut mampu merangsang minat investor untuk datang berusaha ke daerah Nyiur Melambai. Ibarat mendayung sekali, dua tiga pulau terlampaui. Investor datang dengan membawa wisman sekaligus bukan suatu kemustahilan menurutnya.

“Banyak negara nantinya bisa melihat potensi tak hanya pariwisata kita, tapi overall mulai dari perdagangan, usaha ritel standar nasional dan lebih bagus lagi ada pengembang di bidang jasa. Biar sinkron sama kunjungan wisman, bagaimanapun juga kita perlu tambahan hotel,” papar dia

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Sulut Daniel Mewengkang menambahkan, sinergitas antar pemerintah provinsi hingga ke kabupaten diperlukan guna menyukseskan sektor pariwisata di Sulut. Lewat, peningkatan kualitas destinasi, pertunjukan, akomodasi serta tak lupa meninggalkan kearifan lokal yang memiliki nilai jual tersendiri bagi wisman.

“Diperbanyak lagi iven-iven khas kedaerahan, yang sesuai dengan potensinya masing-masing. Tambah dan dorong pembangunan akomodasi, akulturasikan budaya juga di sana dan yang tak kalah penting. Objek-objek wisata yang sudah ada dipoles dan ditambah daya tariknya,” ujarnya sembari menambahkan, dominasi kunjungan wisman ke Sulut masih menempati urutan pertama yakni dari Tiongkok.

Namun, dalam waktu dekat penambahan penerbangan langsung dari Malaysia dipastikan ikut meramaikan traffic kunjungan ke Sulut. Terpisah, Pengamat Pariwisata Bet El Lagaranse menambahkan, selain menyeriusi soal pembenahan infrastruktur.

Perbaikan karakter masyarakat juga tak kalah pentingnya. Menerima kondisi dan menciptakan kenyamanan bagi wisman wajib dilakukan seluruh warga, utamanya di Kota Tinutuan. Yang punya kecenderungan lebih tinggi bertemu dengan wisman.

“Aspek services dan nilai-nilai keramahtamahan kita masih kurang, apalagi budaya timur seperti Manado. Yang terkesan memberikan pelayanan ala kadarnya, harusnya senyum dan menyambut hangat para wisman. Perbaikan sejumlah sarana publik di kompleks pusat perbelanjaan di Manado juga diperlukan,” papar dia.(jul)

Kirim Komentar