14 Mar 2019 11:25

Lemhannas Dorong Pemprov Buat Perda Keluarga

MyPassion
Sejumlah pegiat baik akademisi, media serta tokoh adat dan pemerintah Sulut, Rabu (13/3) melakukan pertemuan dengan Lemhannas RI di kantor Gubernur Sulut. (Balladewa Setlight/MP)

MANADO—Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia kembali mengunjungi Sulawesi Utara. Rabu (13/3) kemarin, Tim Lemhannas menggelar diskusi terbatas bertema ‘Revitalisasi Fungsi Utama Keluarga guna Mewujudkan Ketahanan Nasional’.

Hadir dalam diskusi terbatas ini Tenaga Ahli Pengkaji Madya Bidang Hukum dan HAM Lemhannas RI Brigjen Pol Hilman, yang juga mantan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sulut.

Kemudian Plt Deputi Pengkajian Strategik Lemhannas RI Irjen Pol Drs Basuki, Tenaga Ahli Pengkajian Madya Bidang Strategi Lemhannas RI Marsma TNI Agus Wicaksono.

Plt Deputi Pengkajian Strategik Lemhanas RI Irjen Pol Drs Basuki mengatakan, keluarga hal utama dalam pembentukan karakter anak. Sebutnya juga, keluarga menjadi miniatur negara. Ia menilai Sulut menjadi daerah terbuka.

Ia juga menyebutkan penduduk Sulut menjadi daerah dengan indeks kebahagiaan yang tinggi. Sehingga, penyerapan aspirasi untuk dijadikan bahan skala nasional. Bisa melalui Sulut.

"Dari diskusi ini, kita tentu bakal merampungkan menjadi rekomendasi yang akan disampaikan ke presiden. Karena itu, kita harus mengumpulkan masukan dari berbagai daerah yang sesuai. Dan Sulut ini merupakan daerah yang cocok. Pasalnya kan, fungsi keluarga di Sulut masih jelas terlihat. Dengan tidak tergerusnya budaya tradisional menjadi budaya modern adalah salah satu bukti," imbuhnya.

Di sisi lain, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Rudi Mokoginta mengatakan, keluarga sebagai wahana utama dalam kehidupan. “Keluarga ini kan memang hal yang harus diperhatikan. Karena menjadi wahana utama dalam pembangunan daerah. Dengan masih terkonsentrasi fungsi keluarga, maka karakter generasi bangsa akan sangat baik," sebutnya.

Plt Kepala BKKBN Drs Sugiyatna mengatakan, UU 52/2009 tentang Pembangunan Keluarga telah jelas bahwa keluarga harus berperan optimal dalam pembentukan karakter.

12
Kirim Komentar