14 Mar 2019 14:49

Didominasi Kelalaian Warga, Kebakaran di Manado Capai 25 Kasus

MyPassion
Ilustrasi kebakaran.(Istimewa)

MANADOPOSTONLINE.COM—Padatnya rumah penduduk membuat Kota Manado rawan terjadi kebakaran. Sejak Januari hingga awal Maret, sudah 25 kasus kebakaran terjadi.

 

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Manado Herry Contra mengatakan, kasus kebakaran terjadi kebanyakan karena kelalaian manusia. “Seperti korsleting listrik,” ujarnya.

Dia meminta, warga tidak menggunakan stop kontak listrik yang melebihi kapasitas. Sehingga tidak terjadi korsleting listrik. “Jika meninggalkan rumah semua alat listrik dicabut supaya tidak terjadi korsleting,” katanya. Contra juga mengakui, kebanyakan rumah yang jadi korban kebakaran karena cukup lama melaporkan ke petugas Damkar. “Biasanya warga yang melaporkan kebakaran jika api sudah besar. Sehingga ketika pemadam sampai rumah sudah terbakar secara keseluruhan,” ujarnya.

Dia juga mengimbau warga jika terjadi percikan api, segera laporkan pada petugas Damkar melalui cal center 112. Supaya api sebelum besar sudah bisa dicegah. “Kami memiliki SOP. 15 menit setelah laporan, petugas Damkar sudah berada di lokasi memadamkan api,” ungkapnya.

Menurut dia, untuk mempercepat petugas Damkar sampai ke tempat kejadian pihaknya memiliki pos pembantu yang ada di empat kecamatan. Yaitu Kecamatan Malalayang, Tuminting, Mapanget dan Wanea. Sementara pos induk ada di Kantor Wali Kota Manado. “Kami juga akan mengusulkan penambahan pos pembantu di Kecamatan Bunaken Darat. Supaya ketika terjadi kebakaran petugas damkar cepat sampai di lokasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Damkar Kota Manado M Sofyan mengimbau masyarakat menyediakan karung basa di setiap rumah untuk pemadaman kebakaran secara tradisional kalau tidak ada Alat Pemadam Api Ringan (APAR). “Sedangkan gedung bertingkat harus mengikuti aturan yang ada. Dengan menyediakan alat pendeteksi kebakaran dan hydrant. Ini untuk mencegah kebakaran sebelum petugas Damkar tiba,” pungkasnya.(ite/gel)

Kirim Komentar