13 Mar 2019 20:28

Sudah 45 Negara Tangguhkan Boeing 737 MAX

MyPassion

MANADOPOSTONLINE.COM-Larangan terbang Boeing 737 MAX semakin meluas. Hingga Rabu siang (13/3), sudah 45 negara menangguhkan operasional meskipun otoritas penerbangan AS mengatakan tidak ada dasar untuk merumahkan Boeing 737 MAX.
"Sejauh ini, tinjauan kami tidak menunjukkan masalah kinerja sistemik dan tidak memberikan dasar untuk menangguhkan pesawat. Juga tidak ada otoritas penerbangan sipil lainnya yang memberikan data kepada kami terkait penangguhan," kata pejabat Federal Aviation Administration (FAA) Daniel Elwell, dikutip dari tempo.co.
Penangguhan lanjutan ini adalah dampak insiden Ethiopian Airlines yang jatuh beberapa menit setelah lepas landas. Pada Oktober 2018, pesawat serupa milik Lion Air juga jatuh tak lama setelah lepas landas. Kedua kecelakaan menewaskan seluruh penumpang dan awaknya. Kekhawatiran atas isu keselamatan varian Boeing 737 ini meluas, meskipun belum ada bukti keterkaitan antara dua kecelakaan itu.
Sebelumnya, Reuters mencatat ada 19 negara yang melarang terbang Boeing 737 MAX 8, termasuk Eropa. Selandia Baru ikut kelompok negara yang melarang Boeing MAX 737. Negara-negara Uni Eropa melarang seluruh penerbangan Boeing 737 MAX 8 pada Selasa, setelah Cina, Indonesia, Ethiopia dan Singapura. Hong Kong menjadi salah satu dari sedikit yurisdiksi di Asia yang tidak membatasi penerbangan pesawat.
Maskapai penerbangan India SpiceJet menerbangkan pesawat Boeing 737 MAX 8 antara New Delhi dan Hong Kong. Namun, penerbangan telah ditangguhkan setelah pengawas penerbangan India memerintahkan peninjauan kembali keselamatan pesawat.
S7 Airlines milik Rusia, yang menerbangkan 737 MAX 8 antara Novosibirsk dan Hong Kong, direncanakan akan berlanjut kecuali otoritas Rusia juga menghentikan penerbangan pesawat Boeing 737 MAX 8.
Tiga maskapai AS yang menggunakan 737 MAX, yakni Southwest Airlines, American Airlines, dan United Airlines tetap percaya pada pesawat ini, meskipun ada desakan dari anggota Kongres AS untuk melarang Boeing 737 MAX terbang di wilayah udara Amerika.(tmc/mpo)

Kirim Komentar