26 Feb 2019 12:50

Juara dalam Senyap

MyPassion
Manchester City menjuarai Carabao Cup dalam dua musim beruntun ini tidak terlalu heboh dibicarakan.(Sporting Life)

MANADOPOSTONLINE.COM—Manchester City berhasil menjuarai Carabao Cup setelah mengalahkan Chelsea melalui babak adu penalti (4-3), Minggu (24/2) malam WIB. Setelah laga berjalan seimbang 0-0 selama 120 menit, Man City akhirnya mengunci gelar juara karena dua penendang Chelsea gagal mencetak gol.

 

Kesuksesan Man City meraih trofi pertamanya musim ini begitu penting. Dengan trofi ini, mereka bisa semakin percaya diri menjalani sisa musim 2018/19 dan mengejar trofi-trofi lainnya. Meski demikian, keberhasilan Man City menjuarai Carabao Cup dalam dua musim beruntun ini tidak terlalu heboh dibicarakan. Dilansir dari Bola.net, justru laga Manchester United vs Liverpool yang ramai mencuri perhatian media. Dua pertandingan itu memang diselenggarakan di waktu yang berdekatan.

Man City bahkan kalah heboh dari Kepa Arrizabalaga, kiper Chelsea yang membangkang perintah pelatih. Man City tampaknya tidak begitu beruntung karena jadwal final Carabao Cup diselenggarakan di hari yang sama dengan laga masif MU vs Liverpool. Dalam sejarah sepak bola Inggris, kebesaran Man City tentu masih kalah dibandingkan dua rival mereka tersebut.

Mengutip Sky Sports, laga MU vs Liverpool dimainkan pada 21.05 WIB, sedangkan final Carabao Cup pada 23.30 WIB. Artinya, saat Man City bermain, berita MU vs Liverpool sedang heboh-hebohnya.

Meski laga MU vs Liverpool berakhir imbang tanpa gol, tetap saja pertandingan itu mencuri banyak perhatian. Dua tim tersebut merupakan tim paling sukses dalam sejarah sepak bola Inggris, tentu duel antara keduanya mencuri banyak perhatian pecinta sepak bola. Alhasil, Man City juara dalam senyap.

Tidak hanya itu, gelar juara Man City terasa hambar karena media lebih banyak membicarakan insiden Kepa Arrizabalaga vs Maurizio Sarri pada pertandingan itu. Sarri ingin mengganti Kepa yang tampak cedera, tapi kiper muda itu menolak mentah-mentah.

Insiden ini berlangsung heboh. Sarri mencak-mencak di bangku cadangan ketika Kepa ternyata tidak mau diganti. Di sisi lain, Kepa membangkang dan ngotot bermain. Pada akhirnya, kedua pihak menjelaskan bahwa insiden ini hanyalah kesalahpahaman. Sarri mengira Kepa sudah tidak bisa bermain, padahal sang pemain mengaku kondisinya baik-baik saja. Bagaimanapun, insiden ini lebih ramai dibicarakan ketimbang keberhasilan Man City menjadi juara.(gnr)

Kirim Komentar