15 Feb 2019 13:02
Operator PAUD se-Tomohon Dilatih

Guru Honor di Tomohon Nikmati Gaji 2 Juta

MyPassion
Wali Kota Jimmy Eman membuka kegiatan Pengembangan Data dan Informasi PAUD, di AAB Guest House Tomohon, Kamis (14/2) kemarin.(Ridel/Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM---Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon melalui Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan melakukan Kegiatan Pelatihan Pengembangan Data dan Informasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di AAB Guest House Tomohon, Kamis (14/2) kemarin.

Kepala Pendidikan dan Kebudayaan Tomohon Dr Juliana D Karwur MKes MSi dalam laporanya mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan beberapa metode di antaranya secara bersama. Yakni menyusun data sekolah/lembaga, siswa, guru dan sarana prasarana disetiap Taman Kanak-kanak, Kelompok bermain, PAUD, agar dalam kegiatan belajar mengajar dapat terlaksana sesuai yang diharapkan.

"Hasil yang diharapkan dalam kegiatan ini yakni terlaksananya program pendidikan anak usia dini, meningkatkan kualitas penyelenggaraan kegiatan pelatihan, pengembangan data dan informasi pendidikan anak di Tomohon. Serta meningkatnya kapasitas dan kemampuan peserta dalam mengelolah data pendidikan. Dan untuk memberikan acuan pengumpulan, pengolahan, dan analisis data pendidikan kepada seluruh tenaga operator PAUD," ungkapnya.

Karwur menambahkan, yang tidak ikut kegiatan ini, akan ada konsekuensi sendiri. "Karena ini menyangkut data yang harus di singkronkan dengan pusat," ujarnya. Ditambahkannya, semua pendidik di Tomohon, sudah mendapatkan gaji sebanyak Rp 2 jt. "Sudah tidak ada lagi Rp 300 atau 500 ribu perbulan," tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak saat membuka kegiatan mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan data yang berkaitan dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), sehingga semua anak memperoleh pendidikan usia dini yang berkualitas.

"Dapodik adalah sistem pendataan skala nasional yang terpadu dan merupakan sumber data utama pendidikan nasional. Juga merupakan aplikasi online yang dapat diakses seluruh sekolah untuk memasukkan dan mengolah data,  baik peserta didik,  pendidik,  tenaga kependidikan, hingga profil lembaga," terangnya.

Kegiatan ini sangat penting, jadi harus di ikuti dengan baik sehingga pengimplementasian nanti berkualitas."Dengan begitu, semua anak yang ada di Tomohon terdata dengan jelas sehingga memudahkan ketika memerlukan data ataupun mendapatkan bantuan dari pusat," ujarnya.

Usai kegiatan ini, ditegaskan Eman, pihaknya akan melakukan tes kepada peserta. Diketahui, yang menjadi peserta, Taman Kanak-Kanak (TK), Kelompok Bermain (KB), Satuan Paud Sejenis (SPS), Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP), Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Satuan Pendidikan Non Formal, Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB) se-Tomohon. Yang menjadi narasumber dari Balai PAUD dan Pendidikan Masyarakat Sulut, Pdt Joy Palilingan MTh.(tr-04/ria)

Kirim Komentar