13 Feb 2019 08:58

Kredit Macet Capai 90 Miliar, BSG: Kita Sudah Menyurat ke BNI Tapi Tak Direspon

MyPassion

MANADOPOSTONLINE.COM--Hingga akhir Desember, BSG mencatat ada Rp 90 miliar kredit PNS di Bolomng yang ‘jalan di tempat’. Hal ini pun makin runyam, disebabkan BSG masih memiliki keterbatasan soal pelaksanaan penagihan. Ruang gerak BSG, tak leluasa mengejar kewajiban para PNS tersebut. Sebelum perpindahan RKUD Pemkab Bolmong, BSG bisa langsung memotong angsuran kredit PNS, tapi kini tidak lagi.

Direktur Pemasaran BSG Machmud Turuis menambahkan, pihaknya siap mentreatmen proses penagihan kredit. Yakni dengan mengandalkan dukungan pihak kejaksaan.

"Hanya pendampingan saja, tidak lebih. Karena, tiap harinya itu, ada kurang lebih ratusan debitur (PNS) yang kita panggil. Dalam hal ini kita menyurat. Nah, jika ada yang tidak kooperatif juga, saat itulah kita menggandeng kejaksaan," ujar dia.

Dirinya pun berharap, masalah serupa tak ditemukan pasca perpindahan RKUD Pemkot Manado yang diperkirakan rampung di awal Maret nanti.

"Kalau bisa, kendala kita di Bolmong jangan jugalah terjadi di Manado. Saling bersinergi dan membantu itu yang terutama," pungkasnya.

"Kita sudah menyurat ke pihak BNI, selaku bank yang kini ditunjuk oleh Pemkab Bolmong sebagai pengelola RKUD, tapi sampai sekarang tak kunjung direspon," keluhnya.

Head of Network and Services BNI Kanwil Manado Ferry Sinaga, enggan berkomentar soal polemik ini. Satu yang diyakini pihaknya, BNI tetap menjalankan tugas sebagai bank milik pemerintah, yang secara proaktif mendorong perekonomian dan pembangunan di Sulut.(cw-03/jul/can)

Kirim Komentar