13 Feb 2019 10:13
Melihat Lebih Dekat Lokasi-Lokasi Bersejarah di Beijing

Dihadang Salju dan Suhu 5 Derajat

MyPassion
Rombongan berada di Tiananmen Square. Tempat ini jadi salah satu lokasi terbaik bagi wisatawan saat berkunjung ke Beijing, China.

Hari kedua di Beijing kami sangat antusias, mengingat bakal menjelajah Tiananmen Square. Ini adalah salah satu dari sepuluh lapangan kota terbesar di dunia yang dikenal karena peristiwa pembantaian para gerakan pro-demokrasi pada 4 Juni 1989.

 

Laporan, Bonit Anggi, Beijing

JAM 07.00 rombongan tur Star Express, setelah makan pagi di Hotel Mercure Beijing, bertolak menuju Tiananmen Square dan Forbidden City. Suhu saat itu sekitar -2 derajat. Di tengah perjalanan turun salju, suhu menjadi -5 derajat.

Sampai di Tiananmen Square kami dihadang salju yang cukup lebat. Untuk masuk ke dalam, kami harus antre terlebih dahulu. Karena begitu banyaknya pengunjung kami mengambil keputusan untuk tidak masuk ke dalam. Hanya foto-foto dengan latar belakang Tiananmen Square.

Tiananmen Square (Lapangan Tiananmen) adalah salah satu dari sepuluh lapangan kota terbesar di dunia. Ia terutama dikenal karena peristiwa pembantaian para gerakan pro-demokrasi yang terjadi di sana pada 4 Juni 1989. Pada hari itu banyak warga sipil dan mahasiswa menjadi korban.

Di dalam lapangan seluas 44 hektar ini ada Monument to the People’s Heroes, the Great Hall of the People, the National Museum of China, dan Mao Zedong Memorial Hall.

Mao Zedong Memorial Hall adalah tempat jenazah Mao Zedong, pemimpin Partai Komunis Cina yang meninggal tahun 1976 disemayamkan. Bahan bangunan berasal dari berbagai bagian Cina, batu granit dari Provinsi Sichuan, porselen dari Provinsi Guangdong, bebatuan dari Nanjing dan Gunung Everest, serta berbagai daerah lain. Untuk bangunan ini juga digunakan air dan pasir dari Selat Taiwan sebagai lambang pemilikan Cina atas Taiwan.

The Great Hall of the People (Renmin Dahuitang) adalah gedung untuk kegiatan legislatif seperti rapat parlemen, kongres, dan konferensi. Ia berdiri di atas tanah seluas 17 hektar. Bangunannya sendiri berukuran 356 X 206,5 meter. Tinggi bagian tengah bangunan 46,5 meter.

National Museum of China yang terletak berseberangan dengan The Great Hall of the People selesai dibangun tahun 1959. Awalnya ia terdiri dari Museum of the Chinese Revolution dan National Museum of Chinese History. Kedua museum ini digabung menjadi National Museum of China pada tahun 2003.

Pada bulan Maret 2011 museum ini dibuka kembali setelah empat tahun direnovasi. Sekarang museum berlantai empat ini termasuk salah satu museum terbesar di dunia dengan ukuran bangunan 313 X 149 meter.

Tiananmen (Gate of Heavenly Peacemaking) terletak di utara Tiananmen Square (Lapangan Tiananmen) dan merupakan gerbang dari Imperial City (bukan gerbang dari Forbidden City. Forbidden City terletak  di dalam Imperial City). Tiananmen pertama kali dibangun pada tahun 1420 (masa dinasti Ming) dengan nama Chengtianmen (Gate of Accepting Heavenly Mandate).

Setelah beberapa kali rusak dan dibangun ulang, pada tahun 1651 namanya diubah menjadi Tiananmen. Gerbang ini terakhir dibangun ulang pada tahun 1969 atas perintah Perdana Menteri Zhou Enlai. Modelnya dipertahankan, tetapi dibuat tahan gempa, dan dilengkapi fasilitas modern.

Kami kemudian makan siang di restoran masih di daerah Beijing. Setelah makan siang kami lanjut berbelanja di show market. Show market merupakan tempat berbelanja barang tiruan alias kw nomor 1. Segala macam merek terkenal ada di show market ini.

Puas berbelanja kami diajak menonton akrobatik show, berisi freestyle sepeda, atraksi salto ala shaolin, dan masih banyak lagi. Habis itu menuju restoran nuansa Korea Utara untuk makan malam. Jam 20.30 balik hotel untuk beristirahat.(***)

Kirim Komentar