12 Feb 2019 23:19

Kapolda Sulut Sebarkan VIRUS

MyPassion
Kapolda Sulut Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto, berada di tanjung yang pernah didatangi Presiden Jokowi waktu datang ke Miangas (Dok.Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM - Begitu mendaratkan kaki di bumi indah Nyiur Melambai, Kapolda Sulut Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto langsung menggebrak.

1. INTERNAL

Sang Jenderal paham benar. Terimage di masyarakat, polisi itu koruptif, identik dengan kekerasan dan bosan kerja.. 
“Jangan sampai saya dengar lagi,” tegas mantan Kepala Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian ini.. 

Klabat 1 ini tahu persis. Masyarakat mendambakan polisi itu ada di mana-mana dan mudah ditemui.. Agar terwujud rasa aman dan nyaman.. 

Instruksi pun diterompetkan.. Setiap hari, polisi harus turun ke jalan dan berbaur dengan masyarakat.. 

Sederhana saja.. 
Menolong anak sekolah menyeberang jalan.. Membantu ibu-ibu pasar melintas.. 
Melancarkan lalulintas.. 

Jangan heran.. Setiap pagi, kini banyak polisi bertebaran di jalanan dan berbaur dengan masyarakat.. 
“Saya akan kawal supaya program ini berjalan konsisten,” kata Wakapolda Brigjen Pol Karyoto. 

Berbagai perubahan internal terus dilakukan.. Setiap anggota yang ditugaskan mengikuti pendidikan, harus langsung berhadapan dengan sang jenderal untuk tandatangan SPPD.. “Begitu selesai pendidikan, anggota harus membagikan ilmu yang didapat ke teman-temannya,” katanya menjelaskan.. 

Ya. Sebagai mantan kepala sekolah, Irjen Sigid paham benar. Ilmu itu harus dibagi. Uang negara yang keluar, harus bermanfaat. Output maupun outcome. Bukan sekadar program menghabiskan anggaran.. Sebab ini uang rakyat. 

Proyek Polri ikut dipelototi.. Polisi jangan hanya ganas terhadap proyek pemerintah.. Internal harus diberesi dulu.. 

Dia geram ketika mendapati pembangunan Polsek lokasinya di “hutan”, ketiadaan akses jalan masuk dan pekerjaan yang belum selesai.. “Padahal kantor polisi harus ada di tengah masyarakat. Supaya terjadi saling kontrol.” 

Tidak cuma itu. Baru beberapa hari menjabat, Kapolda Sigid telah membezoek anggotanya. Di Bolmong, Bitung, Minut, bahkan kerap dia melakukan inspeksi mendadak.. 

Lebih mengharukan, dia sudah tembus ke Pulau Miangas dan Talaud. Wilayah terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan Filipina Selatan.. “Terima kasih Jenderal,” kata anggota TNI AD, TNI AL dan Polri, penjaga perbatasan.. 

12
Kirim Komentar