12 Feb 2019 10:58

Tidak Tahu Baca, 10 Siswa di Boltim `Turun Kelas`

MyPassion
Salah seorang guru telah mengajari siswa cara membaca, Senin (11/2) kemarin.(Ayurahmi/Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM—Sepuluh siswa yang duduk di bangku kelas dua, tiga dan empat SDN Satu Tutuyan Kabupaten Boltim ‘turun kelas’. Karena siswa tersebut belum tahu membaca. Hal ini pun membuat salah satu orangtua siswa kecewa. "Kenapa harus diturunkan kelasnya. Jika memang belum tahu kenapa tidak dari awal saja ditahan di kelas semula," tanya Ira, orangtua siswa. 

Menanggapi hal ini, Kepala SDN Satu Tutuyan Dua Boltim Ifria Umar menjelaskan, hal tersebut merupakan strategi, agar siswa malu dan mau belajar lebih giat lagi. Dia pun menekankan, siswa tersebut tidak diturunkan namun diberikan bimbingan khusus. "Hanya diberikan bimbingan khusus karena mereka tidak tahu membaca," jelasnya.

Dia pun menyebutkan, 10 siswa yang dipindahkan ke kelas setingkat di bawahnya bukan karena tidak tahu membaca tapi sulit menerima kurikulum yang diajarkan. "Jadi hanya diberikan bimbingan khusus yang lebih intens.  Jika mereka sudah bisa membaca akan dikembalikan lagi ke kelas sebelumnya. Saya yang akan mengajari mereka," dia memastikan.

Hal ini pun mendapat respon yang baik dari orangtua siswa lainnya.  Busen Paputungan mengatakan, berkat cara tersebut anaknya sudah bisa membaca dan lebih mudah memahami pelajaran. "Dulu anak saya juga diturunkan kelasnya karena tidak tahu membaca. Alhamdullilah karena terus dibimbing sekarang sudah bisa membaca dan dikembalikan lagi ke kelas dua," syukurnya.

Dia pun meminta, kepada semua guru untuk lebih serius lagi mengajari anak-anak di sekolah. Agar semua pelajaran yang diberikam bisa diterima dengan baik. "Saya kira semua guru memiliki jiwa mengajar yang baik.  Tinggal caranya saja mengemas setiap pelajaran dengan baik agar para siswa bisa mudah mengerti dan menerimanya, " pungkasnya.(tr-01/ite)

Kirim Komentar