12 Feb 2019 11:21

Tangisan Pecah Saat Prosesi Farewell Pattiwael

MyPassion
Alfaris Pattiwael bersama istri Linda Libranita saat prosesi Welcome and Farewell di Polres Minut. Foto lain: Kapolres Jefri Ronald Parulian Siagian bersama istri Novi Siagian disambut tarian Kenari dari Utu – Keke binaan Dinas Pariwisata Minut.(Rianthy/Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM—Meski tegar dalam melaksanakan tugas sebagai penegak hukum. Tangis sejumlah perwira dan anggota Polres Minahasa Utara (Minut) pecah saat prosesi Welcome and Farewell mengantarkan Eks Kapolres AKBP Alfaris Pattiwael SIK MH bersama Ketua Bhayangkari Linda Libranita, Senin (11/2) kemarin.

Tak heran, selama satu tahun delapan bulan, waktu yang cukup lama bagi Pattiwael nahkodai Polres Minut. Kini, Dia harus melanjutkan tugasnya ke Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri Jakarta, karena dipromosikan naik eselon AKBP pemantapan.

Menariknya, beranjaknya Pattiwael dari Polres Minut, tak hanya meninggalkan cerita dan kenangan perwajahan dalam dan luar kantor yang indah. Tapi yang paling berharga adalah disiplin dan kerja keras beliau hingga Polres Minut menjadi Pilot Project Polmas Polri dan pelayanan publik Kemenpan-RB.

Dengan penuh haru disertai air mata, Pattiwael mengatakan, tak ada gading yang tak retak. “Dengan penuh kerendahan hati, saya mohon maaf baik pribadi maupun keluarga. Hal yang tidak berkenan selama menjabat kiranya dikuburkan di Polres Minut. Yang positif dapat dilanjutkan terus dan dikembangkan. Semua yang baik dan tidak baik biar menjadi cerita indah yang nanti dikenang di Polres Minut,” ujarnya didampingi istri tercinta Linda Libranita Pattiwael.

Sementara itu, Kedatangan Kapolres Minut AKBP Jefri Ronald Parulian Siagian SIK bersama istri Novi Siagian disambut tarian Kenari dari Utu – Keke binaan Dinas Pariwisata serta prosesi pedang pora.

“Terima kasih atas penyambutan yang diberikan saat ini,” kata mantan Kapolres Kepulauan Seribu Polda Metro, Provinsi DKI Jakarta.(ria)

Kirim Komentar