12 Feb 2019 23:22

Prinsip Politik Chalfien Kastro: Menjadi Domba di Tengah Kerumunan Serigala

MyPassion
Chalfien Kastro (Istimewa)

MANADOPOSTONLINE.COM - Nama Chalfien Kastro mulai diperhitungkan dalam bursa calon legislatif (caleg) DPRD Provinsi Sulut. Utusan terbaik Partai Golkar ini akan bertarung di dapil Minahasa Utara (Minut) dan Bitung.

Melihat catatan prestasi yang terbilang begitu baik, tak bisa dipungkiri pria yang akrab disapa Calvin ini menjadi kuda hitam dalam pertarungan pileg April mendatang.

Modal Calvin sudah kuat. Jauh sebelum menjadi politisi sekarang ini, Calvin bergerak sebagai aktivis kemasyarakatan dan anti korupsi. Diirnya juga aktif di pelayanan keagamaan sejak masih duduk di bangku sekolah.

Ketika ditemui awak media, Calvin bercerita tentang perjalanan hidupnya menjadi seorang hamba Tuhan.

"Sejak duduk di SD saya sering mendapat juara di cerdas cermat Alkitab (CCA). Ketika SMP, saya diberi kesempatan mengikuti perkemahan Alkitab yang banyak mengajarkan tentang perbaikan moral dan etika sebagaimana yang diinginkan oleh Allah," sebutnya.

Saat kuliah, tepatnya di semester awal, Calvin terlibat aktif di pelayanan sebagai hamba Tuhan.

Pernah ada satu kesaksian ketika awal aktif sebagai pelayan Tuhan, lanjut Calivin, ada seorang temannya sering diajak untuk bertukar pikiran tentang pendalaman Firman Tuhan. Hingga berjalannya waktu, teman tersebut masuk di sekolah Teologia dan menjadi Pendeta hingga sekarang.

"Ketika ditanya orang, dia mengatakan dirinya masuk Teologia dan menjadi Pendeta karena sering berdiskusi tentang Firman Tuhan dengan saya. Sempat merasa kaget. Tapi itulah kuasa Tuhan tiada yang mustahil," ungkapnya.

Terpanggil menjadi salah satu pelayan untuk masyarakat Sulut dalam dunia politik, Calvin mempunyai prinsip yakni harus bisa menjadi domba di tengah kerumunan serigala.

"Politik juga kan melayani. Tinggal tergantung dari individu di dalamnya memaknai seperti apa itu melayani," kata pemuda dengan jiwa sosial kemasyarakatan ini.

Dunia politik boleh saja halalkan segala cara, tapi bagi Calvin, penting untuk tetap jaga hati agar bisa menjadi domba di tengah kerumanan serigala.

Lebih dari itu semua, Calvin berharap dalam pencalonan ini agar bisa menjadi jembatan yang mampu memperjuangkan aspirasi rakyat.

"Selalu menggunakan hati dan mengandalkan Tuhan dalam segala hal," ungkap pria yang murah senyum ini.

Jika diberi kepercayaan oleh masyarakat menjadi wakil rayat, ia akan lakukan sesuai dengan apa yang rakyat ingin.

"Saya bukan buat janji tapi kalau Tuhan berkenan, pasti akan buktikan apa yang menjadi komitmen bersama," tandasnya. (rei)

Kirim Komentar