12 Feb 2019 11:13

Desak Tuntaskan TGR Molompar Utara

MyPassion
Deswerd Zougira

MANADOPOSTONLINE.COM—Terkait adanya dugaan temuan ganti rugi (TGR) atas penggunaan dana desa (dandes) tahun 2017 di Desa Molompar terus mendapat sorotan. Bahkan adanya dugaan kerugian negara yang mencapai Rp 180 juta tersebut didesak untuk segera diselesaikan.

"Penerbitan surat tagihan ganti rugi uang negara pasti sudah melalui audit. Sehingga itu dapat dipertanggung jawabkan. Mereka yang dikenakan TGR harus mengembalikannya ke kas negara atau daerah," kata Koordinator Sulut Corruption Watch (SCW) Deswerd Zougira, Senin (11/2).

Dia pun menegaskan, jika upaya ganti rugi tidak dilakukan yang bersangkutan. Sebaiknya kasus tersebut dilimpahkan ke aparat penegak hukum (APH). "Inspektorat dapat meminta aparat penegak hukum untuk memproses hukum kepada mereka yang menolak membayar TGR," tegasnya.

Di sisi lain, Kepala Inspektorat Kabupaten Mitra Robert Rogahang memastikan batas waktu penindaklanjutan bakal diberikan hingga akhir pekan ini. "Untuk LHP (laporan hasil pemeriksaan, red)  sudah kami serahkan ke Kecamatan. Selanjutnya Camat yang menindaklanjuti ke pihak Kumtua. Kalaupun belum dilakukan hingga batas waktu yang diberikan. Tentu selanjutnya kami serahkan ke APH," katanya, usai pelaksanaan rapat Paripurna di DPRD Mitra, Senin (11/2).

Rogahang pun menjamin penanganan persoalan TGR ini tidak akan ada intervensi dari pihak manapun. Meski diakuinya ada oknum masyarakat berinisial SU yang sempat menelpon untuk menanyakan masalah tersebut. "Sudah ada oknum masyarakat yang mengaku saudaranya (Kumtua Molompar, red) menelpon. Dimana dia menanyakan terkait masalah tersebut. Namun tetap saya jelaskan sesuai LHP. Serta itu diserahkan ke Camat," ungkapnya.

Sementara itu, Kumtua Molompar Utara, Kecamatan Belang Lucky Sahelangi, masih bingung dengan TGR yang dimaksudnya. Dimana dirinya hingga kini,  belum menerima surat ataupun pemberitahuan secara langsung. Baik dari inspektorat ataupun kecamatan. "Sampai saat ini saya bingung TGR mana yang dimaksud. Karena hingga detik ini belum ada pemberitahuan dari pihak camat ataupun inspektorat," katanya.

Dia pun menuturkan untuk program dandes tahun 2017 semuanya sudah selesai. Serta dilaporkan sesuai dengan hasil penyelesaian. "Yang pasti semua program sudah saya laksanakan. Namun untuk TGR yang 180 juta ini saya sendiri kaget. Karena tak pemberitahuan sama sekali," tegasnya.

Terrkait TGR tersebut, diketahui sebagaimana diakui Camat Belang Irwan Abdjulu, pekan lalu. Dia menyebut TGR di Desa Molompar Utara mencapai 180 juta.

"Memang sesuai dengan hasil pemeriksaan  terkait laporan hasil pemeriksaan keuangan dandes 2017 terdapat TGR 180 juta untuk Kumtua Molompar Utara," beber Irwan.(cw-01/tan)

Kirim Komentar