12 Feb 2019 12:37

Denny Tewu: Kolaborasi Eksekutif dan Legislatif Wujudkan Kesejahteraan Rakyat

MyPassion
Denny Tewu

MANADOPOSTONLINE.COM — Sinergitas antara eksekutif dan legislatif wajib terpenuhi. Guna menjalankan segala kebijakan yang nantinya mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Jika rakyat hanya fokus memilih pemerintah (eksekutif), tapi asalan saja memilih legislator sebagai pengawas-pengawas dan pembuat UU/Perda secara seimbang maka rakyat juga yang dirugikan.

Satu langkah yang harus diambil, menurut politisi senior ML Denny Tewu sebab bila tidak ada kolaborasi antara pemerintah dan legislatif akan berpengaruh dalam roda pemerintahan . “Karena bisa saja eksekutif bertindak sewenang-wenang, karena ada istilah dalam politik Power tends to corrupt, but absolute power corrupts absolutely (kekuasaan cenderung untuk disalahgunakan dan kekuasaan mutlak pasti dipersalahgunakan),"ujarnya.

"Eksekutif dan legislatif semuanya penting untuk menjaga keseimbangan pemerintahan yang berjalan baik demi kepentingan kedamaian dan kesejahteraan rakyat,” tegas Tewu.

Pria yang memiliki berkeinginan menuju Sulut eksis secara politik, mandiri dalam ekonomi, jaga toleransi yang berbudaya berdasarkan Pancasila ini menyatakan pula, bahwa karena sistem pemerintahan kita yang Presidensial maka tentu diharapkan presiden sebaiknya didukung oleh mayoritas legislator yang sejalan dengan visi misi presiden.

“Apabila pihak oposan lebih besar, maka bisa saja pemerintahan menjadi terhambat, karena fungsi DPR yang kuat di Indonesia. Adapun sistem Pemilu kali ini, kalau satu parpol tidak mencapai PT 4% secara nasional, maka calon legislatif untuk  DPR RI walaupun terpilih di satu daerah, otomatis gugur suaranya,” jelasnya.

Saya pernah alami itu saat tahun 2009 sebagai caleg DPR RI PDS dapil Sulut. “Namun sayang karena Partai secara nasional tidak penuhi PT akhirnya digantikan oleh caleg DPR RI dari PAN yang suaranya lebih kecil dari suara yang didapatkan PDS di Dapil Sulut,” terang mantan Ketua Umum PDS ini.

Seraya mengingatkan pentingnya parpol memenuhi  PT agar bisa selinier dengan mendukung presiden. “Kemenangan salah satu pasangan calon presiden hanya akan terjadi setelah hasil Pemilu final dalam politik semuanya sangat dinamis, jangan terlalu percaya diri, tetap waspada dan kerja keras sampai akhir ditetapkan sebagai pemenang. Manusia berusaha Tuhanlah yang menentukan, karena indikatornya Suara Rakyat adalah Suara Tuhan. Bagi yang menang selamat bekerja, dan bagi yang belum beruntung harus sabar karena musuh besar demokrasi adalah ketidak sabaran,” tukasnya.(wam)

Kirim Komentar