12 Feb 2019 11:11

BPK Datang, Pejabat di Mitra Dilarang Pelesiran

MyPassion
Pertemuan awal BPK-RI untuk pemeriksaan interim LKPD TA 2018 Pemerintah Kabupaten Mitra, di Ruang Rapat Dinas Keuangan Daerah dan Aset Daerah, Senin (11/2).(dok Humas)

MANADOPOSTONLINE.COM—Dalam kurun waktu 35 hari ke dapan laporan keuangan di Kabupaten Mitra bakal dikuliti Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI. Untuk itu, para pejabat di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Mitra dilarang keluar daerah. Hal ini sebagaimana ditegaskan Bupati Mitra James Sumendap (JS), Senin (11/2). Menurutnya ini sudah tradisi, kalau ada tamu tidak boleh meninggalkan rumah. "Saat ini Minahasa Tenggara ada tamu yang namanya BPK. Untuk itu setiap pejabat dilarang keluar daerah," tegasnya.

Sementara jika ada undangan keluar daerah, dikatakan JS, wajib hadir.  Namun diwakilkan. "Kalau ada undangan harus diwakilkan. Karena semua pejabat wajib fokus pemeriksaan BPK ini," ujarnya.

Adapun untuk laporan keuangan dikatakan JS ditargetkan bulan ini semuanya sudah rampung. "Kan ketentuannya Maret. Tapi kami target laporan keuangan sudah selesai pada Februari ini," pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Kabupaten Mitra Robby Ngongoloy menambahkan untuk kepala SKPD harus fokus dalam pemeriksaan BPK ini. Sehingga tidak dibenarkan untuk lakukan tugas luar (TL). "Kalaupun anak buah yang TL itu memungkinkan. Namun kalau kepala tentu itu bisa saja mengganggu pemeriksaan nanti. Karena sewaktu-waktu kan bisa dipanggil BPK. Misalnya dimintai keterangan administrasi yang masih kurang atau hal lainnya," terangnya.

Tahun ini, dia optimis Mitra bakal menyabut quatrick (keempat) mendapat penghargaan opini wtp. "Tetap kami optimis, untuk tahun ini Mitra dapat WTP yang keempat kalinya," tegasnya.(cw-01/tan)

Kirim Komentar