11 Feb 2019 09:08

Rupiah Menguat, Pertamax Cs Turun Harga

MyPassion
Per Minggu (10/2) kemarin, harga Pertamax di Sulut jadi Rp 10.050 per liter.

MANADO—Harga BBM dipastikan turun dan disesuaikan terhitung sejak Minggu (10/2) kemarin. Kebijakan penyesuaian harga ini ditempuh menyusul tren menurunnya harga minyak mentah dunia dan penguatan rupiah terhadap dolar Amerika.

Retail Sales PT Pertamina (Persero) Mohammad Faruq mengungkapkan, penyesuaian harga tersebut juga dilihat dan diukur dari daya beli masyarakat. "Besaran penyesuaian harga BBM menjadi lebih murah ini bervariasi sampai dengan Rp 800 per liter," ujarnya.

Untuk Sulut dia melanjutkan besarannya bervariasi. "Untuk Dexlite per liternya dijual dengan harga Rp 11.400, Pertamina Dex Rp 11.950, Pertalite Rp 7.850, Pertamax Rp 10.050 dan Pertamax Turbo Rp 11.400 per liter," pungkasnya.

Sementara pengamat ekonomi Sulut Robert Winerungan menyayangkan harga BBM yang turun hanya BBM kualitas atas seperti Pertamax dan lainnya. "Sedangkan Pertalite dan Premium tidak turun, sayang hanya kualitas atas saja," ujarnya.

Dia melanjutkan pengaruh terhadap masyarakat secara umum hampir tidak ada karena tidak banyak masyarakat yang mengonsumsi jenis BBM tersebut. "Mungkin ada sebagian masyarakat yang bisa beralih dari Pertalite ke Pertamax, tapi saya kira tidak banyak juga," tandasnya.

Akademisi Fakultas Ekonomi Unima ini melanjutkan BBM kualitas atas yang dimaksudkan misalnya jenis BBM Ron 92 dan seterusnya. Pengguna BBM Dexlite Cs menurutnya juga adalah merupakan industri.

"Dan jika harga ini bertahan atau bahkan turun maka industri bisa lega karena ada sedikit penurunan cost termasuk didalamnya PLN. Semoga saja harga Premium yang disubsidi serta Pertalite bisa turun agar lebih kena ke masyarakat," pungkasnya.(tr-05/tan)

Kirim Komentar