11 Feb 2019 08:10

Kasus Felly di Unima, Gakkumdu Periksa 4 Saksi

MyPassion
Jam dinding dan alat tulis dengan gambar Felly Runtuwene caleg DPR RI dari NasDem di tangan mahasiswa Unima. (Istimewa)

MANADOPOSTONLINE.COM—Penyelidikan dugaan pelanggaran kampanye calon legislatif (caleg) dari Parta NasDem, Felly Estelita Runtuwene (FER) di Universitas Negeri Manado (Unima) lalu, kini sudah masuk ranah Satgas Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Minahasa.

 

“Kasusnya masih berproses. Karena proses pemeriksaan masih berjalan. Kita lihat saja perkembangannya nanti bagaimana,” singkat Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang, selaku penasehat Gakkumdu.

Koordinator Gakkumdu Minahasa Erwin Sumampouw menjelaskan, sampai saat ini sudah ada 18 saksi yang dimintai keterangan termasuk pelapor dan terlapor. Kemudian Jumat pekan lalu pihaknya sudah menjalankan undangan pemanggilan kepada empat saksi lagi.

“Kami baru menjalankan undangan pemanggilan saksi kembali. Mungkin hari Senin (hari ini) akan dimintai keterangannya. Sekarang masih dalam tahap pengumpulan data dan karena penyelidikan Gakkumdu," tandasnya.

Terpisah, pakar hukum Toar Palilingan MH menyarankan, kasus ini melibatkan ahli hukum.

“Biasanya untuk penguatan sangkaan dibutuhkan keterangan ahli hukum yang sangat tahu tentang kepemiluan. Agar kasus tersebut bisa dilimpahkan ke pengadilan dengan dukungan alat bukti yang benar-benar kuat. Harus ahli hukum yang sangat menguasai tentang kepemiluan,” ujar Palilingan.

Terpisah, pengamat politik Sulut Jovano Panelewen mengatakan, pemilu adalah sarana kedaulatan rakyat yang perlu di jaga asasnya.  Yang menjaganya adalah lembaga penyelenggara dan masyarakat sebagai pemilih. Hal itu demi terwujudnya pemilu yang berintegritas dan berkualitas.

"Termasuk Bawaslu dalam kapasitasnya  sebagai polisi pemilu harus menjaga netralitas," ujarnya.

Lanjut dosen Fispol Unsrat ini, menyangkut dugaan pelanggaran yang dilakukan FER caleg Partai NasDem di Unima, perlu ditindaki dengan serius Bawaslu Minahasa.

"Arti kata, setiap pelanggaran yang dilkakukan oleh kandidat, Bawaslu harus dengan cepat dan cermat menindaki  pelanggaran tersebut," tegasnya. (ctr-03/can)

Kirim Komentar