11 Feb 2019 13:24

Ada Yang Lulus Tidak Melalui Tes, Perekrutan Guru Kontrak di Boltim Disorot

MyPassion
Yusril Damopolii

MANADOPOSTONLINE.COM---Pengangkatan guru kontrak di Kabupaten Boltim mendapatkan sorotan. Sebab ada peserta yang tidak mengikuti ujian, tapi namanya diloloskan. "Ada yang tidak ikut tes tapi lulus. Setahu saya dia (peserta, red) tidak ikut tes pertama, tapi namanya lulus. Wajar jika dicurigai," kesal Nurnaningsi, salah satu peserta.

Menurut dia, meskipun dirinya tidak lulus dalam tes guru kontrak, perekrutan harusnya sesuai prosedur dan adil. Jangan ada permainan dalam perekrutan sehingga merugikan peserta yang ikut tes. "Harus adil.  Jangan karena kepentingan perekrutan tidak objektif. Dinas terkait harus memeriksa hal ini," pintanya.

Hal ini pun mendapatkan tanggapan Anggota DPRD Boltim Faisal Mamonto. Dia mengatakan, pengangkatan guru kontrak di Boltim harus sportif dan dipastikan jangan ada kongkalikong. “Jangan ada titipan. SK yang keluar benar-benar objektif dan sesuai hasil tes.  Jangan ada orang yang tidak ikut tes kemudian diluluskan.  Itu melanggar ketentuan," tegas politikus PKB tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Boltim Yusril Damopolii memastikan, akan melakukan konfirmasi terhadap guru penguji dan kepala bidang mengenai nama guru yang lulus. "Saya sudah dengar ada guru kontrak yang lulus tanpa melalui tes.  Nanti akan saya periksa kembali," dia memastikan.

Dia pun berjanji jika didapati ada guru kontrak yang lulus tanpa melalui mekanisme, pasti namanya akan dicoret dan diganti. "SK khusus guru kontrak belum terbit, jadi keluhan ini akan ditindaklanjuti," tegasnya.  Dia menambahkan, peserta guru kontak 98 orang yang lulus 38 orang. “Masing-masing guru kontrak akan mendapatkan gaji Rp 2,5 juta per bulan,” pungkasnya.(tr-01/ite)

Kirim Komentar