10 Feb 2019 22:57

Gandeng TIO, FPIK Unsrat Kembangkan Wisata Grimen

MyPassion
Prof Ir Farnis Boneka MSc Dekan FPIK Unsrat (kanan) bersama Dr Chunguang Wang vise director lab biology laut & ekologi, Third Institute of Oceanography China (kiri) dalam kesepakatan melakukan kegiatan riset bersama di Likupang dalam bidang Oseanography dan terumbu karang sekitar Likupang dan melaksanakan seminar di Xiamen (Istimewa)

MANADOPOSTONLINE.COM - Januari lalu tepaatnya tanggal 28, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado bekerjasama dengan Third Institute of Oceanography (TIO).

Ada beberapa poin yang menjadi fokus hasil kesepakatan kedua lembaga pendidikan ini.

Seperti dunia terumbu karang dan oceanography (fisika, biology/plankton dan nekton).

Berlangsung di Xieman, China, Dekan FPIK Unsrat Prof Ir Farnis Boneka MSc mengatakan FPIK menawarkan wisata grimen.

Agar aktivitas terumbu karang dan Oceanography (fisika, biology, plankton dan nekton) lebih jelas.

"Wisata grimen ini kami sepakati akan melakukan penelitian bersama sebagai pendahuluan di Likupang pada bulan Mei 2019 dan akan dibiayai oleh TIO. Penelitian ini akan dilakukan oleh kepakaran dosen dan akan mengikutkan mahasiswa," ungkapnya. 

Selanjutnya, presentasi hasil dilakukan pada bulan November di Xieman, China. Dan setelah itu akan mempublikasikannya bersama dan hasilnya pun akan jadi milik bersama.

"Lewat kerjasama dalam riset ini, artinya jumlah riset dan jumlah publikasi FPIK Unsrat akan meningkat. Kita tidak akan selalu bergantung pada dana-dana pemerintah makanya kami menjalin kerja sama. Agar saling menguntungkan dengan posisi yang sama. TIO punya dana dan FPIK Unsrat mempunyai wilayah serta kami sama-sama ahli dalam bidang perikanan dan kelautan," ujarnya. 

Karena FPIK fokusnya ke bidang pendidikan, dirinya menyebut untuk alat-alat biasa standart akan digunakan fasilitas Unsrat. Yakni penyela, selam, analisa genetik.

"Kecuali alat-alat oceanography atau alat-alat yang canggih mungkin akan disediakan oleh TIO," bebernya.

Prof Farnis berharap, kerjasama setahun ini dalam hal seminar, riset dan publikasi bersama TIO akan meningkatkan publikasi FPIK Unsrat dan posisi universitas akan menjadi lebih baik. 

"Setelah itu kami akan MoU selama lima tahun. Untuk membuat cerita lebih panjang dalam hal ini membuat penelitian-penelitian," kuncinya. (lin)

Kirim Komentar